Home / Sekitar Kita

Rabu, 1 Juli 2020 - 14:57 WIB

Pandemi Korona, IKASMAZA Ponorogo 95 Gelar Reuni Perak Dengan Baksos

Dutanusantarafm.com- Sebagai wujud rasa kepedulian sosial terhadap sesama dimasa pandemi korona, Ikatan Alumni SMAN 1 (IKASMAZA) Ponorogo 1995 memilih mengadakan Bakti sosial pada reuni tahun ini. IKASMAZA ’95 merelakan dengan mengubah reuni ke 25 tahun (reuni perak) yang sejatinya digelar meriah menjadi kegiatan bersifat sosial.


” pandemi korona yang berdampak luas terhadap segi kehidupan masyarakat memantik kepedulian IKA SMAZA 95 untuk melakukan kegiatan bakti sosial,” terang Koordinator Baksos IKA SMAZA 95 Indrawati.


Kegiatan bakti sosial itu diwujudkan dengan memberikan bantuan paket sembako kepada sesama alumni yang terdampak korona untuk 65 orang . Bantuan juga diberikan kepada tiga panti asuhan di Ponorogo. Mulai panti asuhan Mukti Wibawa Nailan Slahung yang baru saja terbakar, panti asuhan di Jambon dan Prajegan Sukorejo. ” khusus untuk panti asuhan bantuan berupa uang dan sembako,” sebutnya. Dimana masing-masing panti menerima total bantuan senilai Rp 1.5 Juta berbentuk uang dan paket sembako meliputi beras , minyak, kerupuk, beras, mie dan bumbu dapur.

Ikasmaza 95 saat memberikan bantuan paket sembako dan uang tunai di Panti Asuhan Di Desa Nailan


Indra berharap hasil donasi teman alumni IKA SMAZA 95 tersebut bisa bermanfaat bagi yang membutuhkan. Sekaligus kegiatan reuni perak lulusan 95 ini memberikan warna lain sesuai dengan situasi dan kondisi sekarang ini.


Kedatangan rombongan IKASMAZA 95 di panti Asuhan Mukti Wibawa Nailan Slahung disambut hangat para pengurus dan anak-anak panti. Sungkono Ketua Yayasan Panti Asuhan Mukti Wibawa Nailan Slahung menyampaikan rasa terima kasih kepada IKA SMAZA 95 yang ikut peduli terhadap panti yang diasuhnya. “Bantuan dari IKA SMAZA 95 seperti ini sangat bermanfaat. Karena sembako yang diberikan sangat dibutuhkan anak panti,” ungkapnya.


Perlu diketahui pasca kebakaran yang menimpa pantinya, membuat sejumlah anak asuh mengungsi ke tempat lain. “Pasca kebarakan kemarin mengungsi ke rumah sebelah selama seminggu. Sebagian tinggal di desa Jalen yang dekat dengan sekolah,” jelasnya. Panti yang membina 39 anak asuh mulai SD hingga SLTA , 5 pengurus dan 3 pengasuh aktif itu kini juga tengah melakukan proses pembangunan di atas tanah wakaf. (san)

Berita ini 5 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Dinamika Aktual

Ambil Perhiasan Emas Anak TK, Ibu Muda di Ponorogo dilaporkan ke Polisi

Dinamika Aktual

Lingkungan Alam Tidak Seimbang, Kang Giri Ajak Semua Orang Menanam Pohon

Dinamika Aktual

Warga Kelurahan Kepatihan Sangat Antusias, Ikuti Pelatihan Batik Ecoprint

Kabar Kota Kita

Aloon-aloon Ponorogo Kembali Dipercantik

Kabar Kota Kita

Musrenbang Kelurahan Kepatihan Ponorogo, Inilah Usulan dan Persoalan Disampaikan

Dinamika Aktual

Bergerak Bersama, Bersihkan Sampah di Wisata Telaga Ngebel

Dinamika Aktual

Rehabilitasi dan Pengkayaan Tanaman di Lereng Gunung Bayangkaki Terus Diupayakan

Dinamika Aktual

Kiriman Sampah Enceng Gondok di Sungai Gendol, Bikin Warga Was-was