Home / Dinamika Aktual / Highlight News / Kabar Kota Kita

Jumat, 25 November 2022 - 13:51 WIB

Ribet dengan Aturan Pusat, Pemkab Ponorogo Bersikeras Ajukan Sisa Pegawai Honorer

Sekda Kabupaten Ponorogo, Agus Pramono saat memberikan keterangan disela Rapat Paripurna DPRD pada Senin (21/11/2022).

Sekda Kabupaten Ponorogo, Agus Pramono saat memberikan keterangan disela Rapat Paripurna DPRD pada Senin (21/11/2022).

Dutanusantarafm.com – Sesuai peraturan Kemenpan RB, batas penghapusan tenaga honorer tinggal satu tahun lagi. Tepatnya, yakni hingga 28 November 2023. Namun hingga saat ini, pemerintah kabupaten masih dipusingkan dengan aturan yang dianggap tidak mendukung rencana tersebut. Karena itu, Pemkab Ponorogo bersikeras mengajukan sisa pegawai honorer yang mencapai 2.883 di tahun 2022 ini. Sayangnya, dari jumlah itu hanya disetujui kurang dari 50 persen.

Sekda Kabupaten Ponorogo, Agus Pramono menuturkan beberapa aturan pusat yang dianggap mengganjal diantaranya terkait syarat teknis. Seperti sumber pembayaran gaji honorer. Menurut aturan pusat, jika bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (ABPD) diperbolehkan ikut. Namun jika dari Badan Layanan Usaha Daerah (BLUD), tidak diperbolehkan.

‘’Dari aturan ini saja sudah masalah, itu masih dipilah lagi. Jika bersumber dari APBD tetapi bekerja sama dengan pihak ketiga, itu juga tidak bisa masuk,’’ ungkap Agus, Jumat (24/11/2022).

Belum lagi, syarat teknis lainnya yang harus dipenuhi pegawai honorer ditingkat daerah agar bisa mengikuti ujian Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Karena itu, Agus mengaku mengabaikan sejumlah persyaratan itu dan mengajukan seluruh nama yang tercatat di Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).

Sayangnya, meski sudah nekad pemerintah hanya menyetujui seribu lebih honorer yang akan ikut serta dalam seleksi tahun 2023 nanti. Sedangkan sisanya, masih harus menunggu peraturan dari tingkat pusat.

Dari 50 persen yang tidak diperbolehkan ikut seleksi, ada honorer dari cleaning service dan sopir. Bagi seluruh pegawai honorer yang belum bisa mengikuti seleksi, kata Agus pihaknya sudah mengajukan honorer dalam APBD tahun 2023.

‘’Kami meminta maaf tidak bisa mengikutsertkan dari tenaga sopir dan cleaning service, karena ada aturan pusat yang menyatakan demikian. Meski begitu kami tetap akan mengganggarkan gaji mereka untuk tahun 2023,’’ tegasnya. (Umi duta)

Berita ini 60 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Dinamika Aktual

KPU Ponorogo Ajukan Santunan 2 anggota KPPS yang meninggal dunia

Dinamika Aktual

Diduga Akar Lapuk, Pohon Karet Tumbang menutup Jalan Selingkar Ngebel

Dinamika Aktual

Prabowo Gibran unggul di TPS 901 Rutan Ponorogo

Dinamika Aktual

Pemilu 2024, Bupati Sugiri Sancoko dan Keluarga Mencoblos di TPS 04 Mangkujayan

Dinamika Aktual

Diperpanjang, 125 Jamaah Haji Ponorogo Belum Lunas BIPIH Tahap Satu

Dinamika Aktual

Sah, Uji Coba Jalan Satu Arah Segi 8 Emas Ponorogo dimulai 14 Februari 2024

Dinamika Aktual

Ledakan Dasyat Kagetkan Warga Balong Ponorogo, Satu Korban Luka

Dinamika Aktual

Polres Ponorogo Terjunkan 684 Personil Amankan 2.893 TPS pada Pemilu 2024