Home / Dinamika Aktual / Highlight News / Kabar Kota Kita

Senin, 15 Februari 2021 - 16:23 WIB

Moh. Yani Siap Lanjutkan Kasus Kerumunan Peresmian Pasar Legi Ke Polda Jatim

Moh.Yani menerima surat tanda penerimaan laporannya dari Polres Ponorogo, Senin *15/02/2021)

Moh.Yani menerima surat tanda penerimaan laporannya dari Polres Ponorogo, Senin *15/02/2021)

DUTANUSANTARAFM.COM :  Muh. Yani warga Mejasem Desa Madusari Kecamatan Siman  yang melaporkan  Bupati  Ipong Muclissoni ke Sat reskrim Polres Ponorogo, Jumat (12/02/2021) kembali mendatangi Polres Ponorogo pada Senin (15/02/2021). Kedatanagn Moh.Yani ini dalam rangka meminta  surat tanda terima pelaporanya yang belum diberikan oleh Sat Reskrim Polres Ponorogo.  Dalam  surat  tanda terima  pertama yang di berikan  oleh SPKT untuk ditandatangani Muh yani tidak tertulis sebagai pelaporan sehingga ditolak oleh pelapor. Para  surat penerimaan pertama tentangnya adalah penerusan berkas. Hal itu sempat membuat Muh. Yani protes kepada petugas dan meminta untuk melakukan perbaikan .

“Kedatangan saya kemarin itu untuk melaporkan bukan meneruskan berkas. Jadi saya meminta dibuat lagi  yang baru dan  baru saya tandatangi, “terang Muh. Yani.

Muh. Yani berharap  dalam beberapa hari ini laporan resminya tersebut segera ditindak lanjuti dan direspon oleh Kapolres Ponorogo. Jangan sampai penegakan hukuk terkait disiplin protokol kesehatan dalam rangka penanggulangan covid -19 hanya berlaku bagi rakyat saja. Tapi pembuat kebijakan juga harus mentaati termasuk bupati .

“Siapapun pejabatnya harus mentaati protokol kesehatan. Apalagi pembuat kebijakan dan aturan harus mentaati bahkan memberikan teladan kepada masyarakat. Coba bandingkan saja dengan  peresmian waduk Tukul di Pacitan oleh Presiden  berbeda jauh dengan peresmian pasar legi Ponorogo , “terang Muh. Yani .

 

Di informasikan sebelumnya  Moh Yani pada Jumat  (15/02/2021) mendatangi  SPKT Polres Ponorogo melaporkan  penyelenggaraan peresmian pasarlegi Ponorogo, Selasa (9/02/2021) yang menyebabkan kerumunan massa dimasa pandemi covid-19 . Kegiatan tersebut dianggap melanggar  protokol kesehatan, melanggar SK. Bupati nomor 477 tahun 2021 dan konsideran lainnya tentang pencegahan covid-19. Selain itu Bupati Ipong  diduga telah melanggar  pasal 160 KUHP  yang isinya tidak nenurut perintah  undang undang maupun perintah jabatan. (wid)

 

Share :

Baca Juga

Dinamika Aktual

Gempar, Warga Badegan ditemukan meninggal di tempat tidur

Dinamika Aktual

Akibat Tumpahan Oli, Lebih dari 10 Motor Tergelincir di Jalan Letjen Suprapto Ponorogo

Dinamika Aktual

Kehabisan Kantong , Donor Darah Hari Bhakti Adhyaksa ke 64 Kejari Ponorogo

Dinamika Aktual

Bupati Sugiri : Dicarikan Solusi agar minat sekolah di SDN tidak menurun terus

Dinamika Aktual

Melalui REC Pemkab Ponorogo dan PLN Berkomitmen Kurangi Emisi Karbon

Dinamika Aktual

Pilkada Ponorogo 2024 Siap Dilaunching

Dinamika Aktual

Petugas Satpol PP Ponorogo Sita Puluhan Bungkus Rokok Ilegal dari Jasa Pengiriman Paket

Dinamika Aktual

Ribuan batang rokok illegal diamanakan dari sejumlah toko di Ponorogo