Home / Highlight News / Kabar Kota Kita

Selasa, 2 Juni 2020 - 08:09 WIB

Gara Gara Temukan Orang Kaya Jadi Penerima BST Puluhan Warga Gupolo Geruduk Dinsos

Puluhan warga desa Gupolo Kecamatan Babadan saat menggeruduk kantor Dians Sosial untuk protes BST yang salah sasaran ditemui langsung oleh Kadinsos Ponorogo Supriyadi

DUTANUSANTARAFM.COM:   Puluhan warga desa Gupolo Kecamatan Babadan menggeruduk Kantor Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinas Sosial P3A) Ponorogo, Selasa (2/6/2020). Kedatangan 35 orang  warga  kategori tidak mampu tersebut dalam rangka protes karena ditemukannya beberapa  warga kaya di desa setempat yang kedapatan mendapatkan bantuan Sosial Tunai (BST) dari kemensos.

Selain melakukan protes, 35 warga tidak mampu tersebut juga mengajukan diri untuk masuk data warga miskin tidak mampu terdampak covid-19. Dari data  yang disampaikan warga  ada beberapa warga kaya seperti kontraktor, Pensiunan Polri, ASN  yang terdaftar menerima bantuan BST dari Kemensos sebesar Rp. 600 rb.

Misnu warga dusun Gupolo Kulon mengungkapkan dirinya tidak  mengerti bagaimana pemerintah desannya melakukan pendataan terhadap warga tdak mampu yang usahannya terdampak covid=19. Pasalnya dirinya bersama istrinya yang hanya penjual tempe buntel keliling  juga tidak menerima bantuan tersebut. Sementara beberapa warga kaya bermobil tapi malah dapat.

“Padahal usaha saya sebagai penjul tempe keliling sangat tedampak pandemi covid-19 biasannya bisa menjual 4-5 kg kedelai untuk membuat tempe namun sekarang 2 kg  saja, itupun sudah susah untuk menjulanya, “terang Misnu.

Sementara itu kepala Dinas Sosial Kabupaten Ponorogo Supriyadi mengakui menerima pengaduan dari mayarakat desa Gupolo. Dan protes serta pengadual ini bukan yang pertama kalinnya .sebelumnya sudah ada bebebrap desa yang melakukan protes namun biasannya hanya dilakukan satu atau dua orang saja. Tapi yang dilakukan oleh warga Gupolo kecamatan Bababan ini cukup besar.

“Kita akan melakukan pengecekan data dilapangan warga yang dianggap salah sasaran kemudian akan dilakukan penghapusan,”jelas Supriyadi Kepala Dinas Sosial ,Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Ponorogo.

Berita ini 2 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Dinamika Aktual

Pohon Tumbang Menimpa Dapur Rumah Warga Banaran Pulung, Kondisi Rusak Parah

Dinamika Aktual

Begal Payudara Beraksi di Jenangan, Korban Terjatuh luka babras

Dinamika Aktual

Brigade Alsintan , Siap Cek Info Kelangkaan Alsintan Yang Sebabkan Petani Kesulitan Panen Padi

Dinamika Aktual

Penjualan Janur Ketupat di Pasar Legi Ponorogo Merosot Gegara Kwang Wung

Dinamika Aktual

Sewa Combine Tembus Rp. 700 Ribu , Petani Njleput Antara Biaya Panen dan Merosotnya Harga Gabah

Dinamika Aktual

340 Alfaexpress Tersebar di Jalur Mudik, Siap Penuhi Segala Kebutuhan Perjalanan

Dinamika Aktual

Sebuah Toko Kelontong di Tonatan Ludes Terbakar, Diduga Korsleting Listrik

Dinamika Aktual

Dua Bocah TK di Sukorejo Ditemukan Meninggal di Sungai