Home / Highlight News / Kabar Kota Kita

Minggu, 10 Mei 2020 - 04:42 WIB

Bupati Ipong : Tak Mau Beresiko Tanpa NIK Tidak Usah Diusulkan BLT Desa

Dutanusantarafm.com-Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni memahami kebingungan para Kepala Desa terkait persoalan warga miskin yang tidak punya NIK apakah berhak menerima BLT desa atau tidak. Persoalan itu muncul karena Kemendes PDT di media pernah menyampaikan warga miskin tidak punya NIK/KTP berhak mendapat BLT desa sebesar 600 ribu perbulan.

” Melalui camat persoalan itu telah disampaikan kepadanya” ungkap bupati Ipong. Sesuai ketentuan ada tiga kategori yang tidak berhak mendapatkan BLT Desa yaitu yang tidak punya NIK, warga tinggal di Ponorogo tetapi ber ktp bukan Ponorogo, ber KTP ponorogo tetapi tinggal di luar Ponorogo.

Para Kades sendiri sepertinya memilih tidak mengusulkan yang tidak punya NIK sebagai calon penerima BLT desa untuk terdampak covid 19. Alasanya belum ada SE yang mengatur terkait statemen Kemendes di media tersebut. ” para kades takut jika muncul persoalan hukum dibelakang hari karena landasan hukum tertulis belum ada” kata Ipong.

Sebagai solusi maka apabila tiga kategori itu secara obyektif memang berhak menerima BLT maka pemkab Ponorogo telah membuat terobosan. ” Silahkan saja mereka diusulkan ke Pemkab untuk mendapatkan bantuan” pinta Ipong. Sampai saat ini dana 9 milyar rupiah untuk program bantuan terdampak covid 19 belum dicairkan. Artinya masih ada kesempatan warga miskin yang tidak punya NIK tetap menerima bantuan sosial dari Pemkab. Untuk program ini kuota yang disediakan hingga 15 ribu calon penerima.

Ipong menambahkan jika para Kades tidak mau beresiko seperti himbauannya silahkan yang tidak punya NIK diusulkan ke Pemkab Ponorogo, dan dirinya berani bertanggung jawab. ” Tetapi jika Kades berani memgusulkan lewat BLT desa, itu bukan lagi urusanny. “pungkas orang nomet satu di Ponorogo ini. (san)

Berita ini 4 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Dinamika Aktual

340 Alfaexpress Tersebar di Jalur Mudik, Siap Penuhi Segala Kebutuhan Perjalanan

Dinamika Aktual

Sebuah Toko Kelontong di Tonatan Ludes Terbakar, Diduga Korsleting Listrik

Dinamika Aktual

Dua Bocah TK di Sukorejo Ditemukan Meninggal di Sungai

Dinamika Aktual

Ramadan Sampah Produksi Rumah Tangga di Ponorogo Naik 10 Persen

Dinamika Aktual

Penularan TBC pada Anak Harus Diwaspadai

Dinamika Aktual

Rumah Pedagang Sayur di Gontor Diobrak-abrik Pencuri, Saat Ditinggal Tarawih

Dinamika Aktual

Los Pasar Banu Baosan Kidul Ngrayun Ambruk, Diterjang Angin Kencang

Dinamika Aktual

Pohon Tumbang di Ngebel, Akibatkan Sejumlah Bangunan Rusak