Home / Dinamika Aktual / Highlight News / Kabar Kota Kita

Rabu, 3 Mei 2023 - 12:56 WIB

4 Jembatan Di Tiga Desa Kecamatan  Bungkal Rusak Diterjang Bencana

BPD, Pemdes, RT dan anggota DPRD Ponorogo berencana membangun kembali jembatan tlogo yang rusak akibat hantaman arus sungai yang deras.

BPD, Pemdes, RT dan anggota DPRD Ponorogo berencana membangun kembali jembatan tlogo yang rusak akibat hantaman arus sungai yang deras.

DUTANUSANTARAFM.COM : Cuaca ekstrim  yang terjadi selama kurun waktu 2022-2023 menyebabkan sejumlah infraktruktur jembatan , Talud dan Cekdam di 3 Desa di Kecamatan Bungkal mengalami kerusakan. Kerusakan terjadi akibat bencana alam itu berada di satu jalur sungai  yang  melintanga dari Desa Nambak- Desa Ketonggo  kemudian Desa Kunti Kecamatan Bungkal.  Berdasarkan pantauan Dutanusantarafm.com dilapangan pada Selasa (02/05/2023)terdapat 4 jembatan rusak, bebberap ruas talud di bebebrap titik dan juga poskamling. Pertama, Jembatan Depok  di Desa Nambak  yang menghubungkan ke Desa  Koripan , Bekare , Kalisat dan Ngaryun  mengalmai kerusakan akibat bencana sehingga menyebabkan jembatan ditutup untuk R4 dan hanya bisa dilewati R2 dan pejalan kaki saja. Padahal , Jembatan Depok ini baru di perbaiki oleh Dinas PUPKP Ponorogo  tahun 2022 namun rusak lagi setelah diterjang arus sungai yang besar.

Talud dan pos kamling di Desa Ketonggo Kecamatan Bungkal tak luput dari hamtaman arus sungai

Kemudian disebelah utara Desa Nambak masuk Desa  Ketonggo terjadi kerusakan  talud dan poskamling . Kerusakan terbanyak akibat bencana alam dampak dari  cuaca ekstrim curah hujan yang tinggi terjadi di Desa  Kunti Kecamatan Bungkal . Ada 3 jembatan yang mengalami kerusakan 2 diantarannya ludes diterjang arus air sungai dan 1 mengalami ngrokos pada pondasinya.  Jembatan yang berada di Dusun Tlogo RT 02/02  Desa Kunti sempat dilakukan rehab pelebaran bagian atas  menggunakan Dana  Bantuan Khusus Desa sebesar Rp. 100 juta , Namun baru selesai direhap  pada akhir tahun 2022 pada 11 Februari 2023 mengalami kerusakan akibat bencana alam . Arus sungai yang deras menghatam pondasi  lama sehingga mengakibatkan tergerus. BPD, pemdes, tokoh masyarakat dan RT sudah mengadakan musyawarah bersama untuk membangun kembali jembatan itu secara gotong royong.

Susiana , Sekekrtaris BPD desa Kunti kecamtan Bungkal kepada dutanusantarafm.com menyampaikan bahwa dari 3 jembatan yang ada sekarang ini hanya tersisa satu jembatan akibat bencana alam arus sungai yang deras pada 11 Februari 202 lalu.  Pihaknya (BPD)  bersama  pemerintah desa,  tokoh masyarakat hingga ketua RT paska bencana melakukan musyawarah bersama untuk membangun kembali jembatan tersebut secara gotong royong.  Susiana juga menyampaikan pemerintah desa  sudah melaporkan kejadian bencana lam tersebut ke Bupati Sugiri Sancoko melalui surat  dengan nomer 141/17/403/36.11/2023, perihal  laporan kejadian bencana alam  tertanggal 11 februari 2023 .

“Jembatan dilingkungan Wates ini  memang mendapatkan bantuan rehap pelebaran dan sudah dilaksanakan oleh pemerintah desa.  Sesuai  rencana, pelebaran itu di bagian atas dari lebar jembatan sebelumnya yaitu  2,5 meter dilebarkan menjadi 3 meter. Di pasang plat-plat untuk memperlebar dan memperkuat bagian atas.  Kenyataannya bagian atas utuh tidak masalah namun bagian bawah yang merupakan pondasi lama yang  tidak masuk dalam rencana perbaikan  mengalami kerusakan karena hantaman arus air yang besar. Tapi kalau cuaca sudah masuk kemarau kita perbaiki lagi dengan dana gotong royong  masyarakat sudah sepakat tak ada masalah  , “terang Susiana.

Hal senada juga disampaikan Mesiran (65th) warga Dusun Buk Sidomulyo  Desa Ketonggo. Disampaikannya bersamaan dengan rusaknya jembatan di Desa Kunti  di tempatnya juga ada talud dan pos kampling yang berada di bantaran sungai roboh diterjang arus sungai yang deras.

“Padahal poskamling itu baru dibangun,  sekarang roboh  ambles ke sungai kena hantaman arus air sungai yang besar itu , ‘terangnya  (wid)

Berita ini 114 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Dinamika Aktual

KPU Ponorogo Ajukan Santunan 2 anggota KPPS yang meninggal dunia

Dinamika Aktual

Diduga Akar Lapuk, Pohon Karet Tumbang menutup Jalan Selingkar Ngebel

Dinamika Aktual

Prabowo Gibran unggul di TPS 901 Rutan Ponorogo

Dinamika Aktual

Pemilu 2024, Bupati Sugiri Sancoko dan Keluarga Mencoblos di TPS 04 Mangkujayan

Dinamika Aktual

Diperpanjang, 125 Jamaah Haji Ponorogo Belum Lunas BIPIH Tahap Satu

Dinamika Aktual

Sah, Uji Coba Jalan Satu Arah Segi 8 Emas Ponorogo dimulai 14 Februari 2024

Dinamika Aktual

Ledakan Dasyat Kagetkan Warga Balong Ponorogo, Satu Korban Luka

Dinamika Aktual

Polres Ponorogo Terjunkan 684 Personil Amankan 2.893 TPS pada Pemilu 2024