Home / Dinamika Aktual / Highlight News / Kabar Kota Kita

Selasa, 28 September 2021 - 22:55 WIB

Terus Percantik Wisata Gunung Badut , Desa Karangan Kembangkan Kelinci Sebagai Daya Dukungya

Pujianto, Kepala Desa Karangan kecamatan Badegan, Ponorogo terus memantau perkembangan peternakan kelinci di desanya.

Pujianto, Kepala Desa Karangan kecamatan Badegan, Ponorogo terus memantau perkembangan peternakan kelinci di desanya.

DUTANUSANTARAFM.COM : Ponorogo-Setiap rumah  setiap kepala Keluarga di Desa karangan Kecamatan Badegan saat ini mengembangbiakkan budidaya kelinci baik hias maupun kelinci  untuk kebutuhan pemenuhan daging. Program pengembangan budidaya kelinci ini berawal dari salah satu warga setempat bernama Mulyono yang berhasil melakukan peternakan kelinci secara mandiri. Ada ratusan lebih kelinci milik Mulyono yang ada di 2 lokasi kandang.  Dan untuk mendukung pengembangan budidaya kelinci ini lebih luas untuk mendukung pariwisata desa  berupa panorama alam nan elok Gunung Badut. Pemerintah Desa  Karangan menyokongnya dengan menyuntikkan anggaran dana desa untuk pengembangan UMKM berbasis peternakan ini. Targetnya, dalam 2 tahun ke depan mampu memberikan daya dukung kepada obyek wisata Gunung yang saat ini dalam proses pembangunan dengan progres report 70 % lebih

Pujianto, Kepala Desa Karangan  Kecamatan Badengan menyampaikan suntikan dana desa sebesar Rp. 50 juta dilakukan sejak tahun 2019-2020 terutama untuk mengembangkan indukannya. Dimana indukan ini di perbanyak kemudian digulirkan diberikan kepada setiap rumah tangga untuk dikembangkan sebagai pengungkit ekonomi warga ditengah pandemi covid-19. Hasilnya ditahun 2021 iji hampir satu dusun sudah melakukan budidaya ternak kelinci. Sebagai langkah jangka panjang Pemerintah Desa Karangan saat ini tengah berusaha  menyelesaikan pembangunan kawasan wisata alam gunung Badung yang nantinya akan menyuguhkan kuliner  olahan daging kelinci. Sejumlah Gazebo , lampu -lampu romantis menyugungkan pemandangan atas bukit di mana wisatawan bisa melihat indahnya kota Ponorogo dari atas Gunung Badut.

” Saya mentargetkan wisata Gunung Badut ini selesai dibangun pada akhir 2022 mendatang sehingga segera bisa di launching dan bisa segera mengungkit ekonomi warga setempat, “kata Pujianto.

Sementara itu sang inisiator peternak  kelinci, Mulyono.menyampaikan sebelum beternak kelinci dirinya beternak kambing. Namun, sekarang ini beralih ke ternak kelinci karena selain mudah secara budidaya juga  perputaran ekonominya cepat.

“Satu indukan kelinci dalam satu bulan bisa beranak 12 ekor. Ank anak kelici ini bisa dibesarkan untuk menjadi kelinci pedaging tapi juga bisa dijual sebagai hewan hias peliharaan karena anak -anak sangat menyukainya, “kata Mulyono (wid) .

Berita ini 104 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Dinamika Aktual

340 Alfaexpress Tersebar di Jalur Mudik, Siap Penuhi Segala Kebutuhan Perjalanan

Dinamika Aktual

Sebuah Toko Kelontong di Tonatan Ludes Terbakar, Diduga Korsleting Listrik

Dinamika Aktual

Dua Bocah TK di Sukorejo Ditemukan Meninggal di Sungai

Dinamika Aktual

Ramadan Sampah Produksi Rumah Tangga di Ponorogo Naik 10 Persen

Dinamika Aktual

Penularan TBC pada Anak Harus Diwaspadai

Dinamika Aktual

Rumah Pedagang Sayur di Gontor Diobrak-abrik Pencuri, Saat Ditinggal Tarawih

Dinamika Aktual

Harga Ayam Potong Dari Peternak Saat Ini RP 21 Ribu /Kg

Dinamika Aktual

Fogging DBD di Lingkungan Kelurahan Kepatihan, Upaya Pencegahan Selain 3M Plus