Home / Dinamika Aktual / Highlight News / Kabar Kota Kita

Selasa, 7 Maret 2023 - 13:16 WIB

Tertinggal, DLH Ponorogo Dorong Lebih Banyak Kampung Proklim

Dinas Lingkungan Hidup  Kabupaten Ponorogo  melakukan sosialsiasi Proklim tahun  2023, Selasa ( 07/03/2023)

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Ponorogo melakukan sosialsiasi Proklim tahun 2023, Selasa ( 07/03/2023)

DUTANUSANTARAFM.COM :  Dinas Lingkungan Hidup  *DLH)  Kabupaten Ponorogo tahun 2023 ini mendorong 7 Desa/ Kampung untuk terlibat dalam program Kementrian Lingkunagna Hidup dan Kehutanan (KLHK) yaitu  Program Kampung Iklim (Proklim). Diluncurkan sejak tahun 2016  baru 7 kampung di Ponorogo yang masuk Proklim .  Ditambah pada tahun 2023 ini ada 7 kampung yang diajukan ke KLHK maka total baru 14  Kampung yang ikut Proklim. Padahal  target dari Kementrian  LHK  pada tahun 2024 adalah tercipta 20.000 kampung Iklim . Sedangkan untuk Kabupaten Ponorogo targetnya adalah 89  kampung iklim .

Gulang Winarno Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Ponorogo saat membuka sosilisasi  program kampung iklim (Proklim ) Kabupaten Ponorogo 2023 bertempat di Aula DLH, Selasa ( 07/03/2023) menyampaikan pihaknya saat ini kerja keras mendorong desa untuk mau ikut Proklim.  Karena  Kabupaten Ponorogo sangat tertinggal dalam proklim ini.  Target  89  kampung Proklim baru  tahun 2023  baru terealisasi 14 desa yang  masuk tahun 2023.

“Padahal target 89  terbentuk kampung Proklim  di Ponorogo harus tercapai  tahun 2023 . Kita harus kerja keras ini untuk mendorong banyak desa mau ikut . Kita bahkan mengawal  secara intens mereka  terutama dalam pengisian data lewat aplikasi, “terang Gulang Winarno.

Lebih lanjut Gulang Winarno , sebenarnya sudah banyak desa yang secara faktual lapangan memenuhi untuk masuk Proklim. Namun rata –rata mereka tidak siap pada dokumen foto dan tenaga IT nya . Sehingga DLH  terus  melkaukan pendampingan perkelompok perdesa .

Di informasikan , Kementrian KLHK  menggandeng langsung pemerintah daerah sebagai eksekutor dan masyarakat umum sebagai partisipan aktif Proklim. Hal ini dilakukan karena secara global, data dari NASA menunjukkan bahwa suhu rata-rata bumi saat ini mengalami peningkatan sebesar 1 derajat celcius akibat pemanasan global yang telah terjadi sejak 40 tahun terakhir. Suhu tersebut memicu puncak pemanasan ekstream di tahun 2016 dan 2020 yang menjadi tahun terpanas dalam catatan.

Indikator  kegiatan proklim adalah  adanya upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim yang dilakukan oleh masyarakat dan sudah dilaksanakan. Diantaranya;  pengendalian bencana  kekeringan,  upaya mengantisipasi banjir dan longsor,   pembuatan bangunan peresapan air, perlindungan mata air , penghematan penggunaan air, , penghijauan , peningkatan ketahanan pangan, praktik pertanian terpadu , teknologi pemuliaan tanaman, pengelolaan dan pemanfaatan  sampah ,  penerapan energi baru terbarukan, penerapan teknologi tepat guna serta penguatan kelembagaann (wid) .

Berita ini 5 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Dinamika Aktual

Sewa Combine Tembus Rp. 700 Ribu , Petani Njleput Antara Biaya Panen dan Merosotnya Harga Gabah

Dinamika Aktual

340 Alfaexpress Tersebar di Jalur Mudik, Siap Penuhi Segala Kebutuhan Perjalanan

Dinamika Aktual

Sebuah Toko Kelontong di Tonatan Ludes Terbakar, Diduga Korsleting Listrik

Dinamika Aktual

Dua Bocah TK di Sukorejo Ditemukan Meninggal di Sungai

Dinamika Aktual

Ramadan Sampah Produksi Rumah Tangga di Ponorogo Naik 10 Persen

Dinamika Aktual

Penularan TBC pada Anak Harus Diwaspadai

Dinamika Aktual

Rumah Pedagang Sayur di Gontor Diobrak-abrik Pencuri, Saat Ditinggal Tarawih

Dinamika Aktual

Harga Ayam Potong Dari Peternak Saat Ini RP 21 Ribu /Kg