Home / Dinamika Aktual / Kabar Kota Kita

Selasa, 9 Agustus 2022 - 15:05 WIB

Seminggu, Polres Ponorogo Bekuk 9 Tersangka Pengedar Narkoba

MERESAHKAN : Sembilan tersangka kasus narkoba, saat di release di Polres Ponorogo Selasa (9/08/2022)

MERESAHKAN : Sembilan tersangka kasus narkoba, saat di release di Polres Ponorogo Selasa (9/08/2022)

Seminggu, Polres Ponorogo Bekuk 9 Tersangka Pengedar Narkoba

Dutanusantarafm.com- Hanya kurun waktu, tujuh hari Satreskoba Polrws Ponorogo membekuk sembilan tersangka dari sembilan kasus peredaran narkoba. Dari hasil penangkapan itu, polisi menyita ribuan pil double L dan obat keras daftar G. Selain itu juga barang bukti berupa dua paket sabu-sabu berisi 1,35 gram dan 0,08 gram.

Kapolres Ponorogo AKBP Catur Cahyo Wibowo mengungkapkan penangkapan ini bermula dari informasi masyarakat yang resah dengan adanya sejumlah transaksi mencurigakan.

“Setelah dilakukan penyelidikan, polisi kemudian menangkap tersangka pertama yakni THR di Kelurahan Tambakbayan,” katanya dalam pers release Selasa (9/08/2022).

Selanjutnya disusul tersangka lain, seperti AN, AMD, SET, MZY, HNG, DN, RD dan MYD. MYD menjadi satu satunya tersangka perempuan yang menyimpan dan mengedarkan seribu pil jenis double L.

Dari sembilan tersangka, tiga lainnya merupakan residivis. Bahkan ada seorang residivis yang sudah empat kali keluar masuk penjara akibat kasus serupa.

Kesembilan tersangka itu, tujuh diantaranya akan dijerat dengan pasal 112 ayat 1 UURI nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan. Sedangkan dua lainnya dengan UURI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Ancaman hukuman empat tahun, serta denda Rp 8 miliar.

“Ada yang membeli langsung dan ada juga yang via online. Dan menurut pengakuan para tersangka, pil pil itu dijual bebas dipasaran. Tidak ditempat khusus,” terangnya.

Usai release, MYD satu satunya tersangka perempuan mengungkapkan dirinya terpaksa mengedarkan pil double L lantaran untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Saat ini, sang suami sudah terlebih dahulu mendekam di penjara akibat kasus yang sama.

MYD mengelak jika transaksi yang melanggar hukum itu dia lakukan itu untuk memenuhi gaya hidupnya. Melihat dari penampilannya, MYD tampak sangat memperhatikan kecantikan wajah maupun cara bersolek.

“Tidak, bukan untuk itu (gaya hidup.red). Untuk kebutuhan sehari-hari.  Suami sudah enam atau tujuh bulan di dalam (penjara,red),” paparnya. (Umi Duta)

Berita ini 181 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Dinamika Aktual

Begal Payudara Beraksi di Jenangan, Korban Terjatuh luka babras

Dinamika Aktual

Brigade Alsintan , Siap Cek Info Kelangkaan Alsintan Yang Sebabkan Petani Kesulitan Panen Padi

Dinamika Aktual

Penjualan Janur Ketupat di Pasar Legi Ponorogo Merosot Gegara Kwang Wung

Dinamika Aktual

Sewa Combine Tembus Rp. 700 Ribu , Petani Njleput Antara Biaya Panen dan Merosotnya Harga Gabah

Dinamika Aktual

340 Alfaexpress Tersebar di Jalur Mudik, Siap Penuhi Segala Kebutuhan Perjalanan

Dinamika Aktual

Sebuah Toko Kelontong di Tonatan Ludes Terbakar, Diduga Korsleting Listrik

Dinamika Aktual

Dua Bocah TK di Sukorejo Ditemukan Meninggal di Sungai

Dinamika Aktual

Ramadan Sampah Produksi Rumah Tangga di Ponorogo Naik 10 Persen