Home / Dinamika Aktual / Highlight News / Kabar Kota Kita

Jumat, 9 Desember 2022 - 13:52 WIB

Petani Tembakau Ikuti Gelar Temu Tani dengan Kang Bupati Sugiri Sancoko

Petani tembakau akan ikuti gelar temu petani bersama Kang Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko pada Selasa (13/12/2022)

Petani tembakau akan ikuti gelar temu petani bersama Kang Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko pada Selasa (13/12/2022)

DUTANUSANTARAFM.COM : Ponorogo –  Ratusan petani di Ponorogo termasuk didalamnya petani tembakau bakal mengikuti apel besar temu tani dengan Kang Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko  pada Selasa ( 13/12/2022). Pertemuan besar yang bakal  di inisiasi oleh Dinas Pertanian Ketahanan pangan dan perikanan kabupaten Ponorogo tersebut akan di gelar pada Selasa ( 13/12/2022) bertempat di Kantor Dinas Pertanian yang berada di Jalan Urip Sumohardjo No. 58  Ponorogo. Ada 3 agenda besar dalam kegiatan  temu tani tersebut .

Pertama, dalam  temu tani dengan Kang Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko tersebut akan  dilaksanakan sesi diskusi bersam untuk membahas permasalah seputar pertanian  untuk membuat lompatan pertanian di Ponorogo akan lebih cepat maju dan berkembang. Kedua,  pada kegiatan tersebut juga akan di gelar gelar pasar pangan murah sebagai salah satu upaya mengantisipasi  inflasi harga pangan jelang NATARU. Dan ketiga,  akan di gelar lomba kreasi tumpeng  berbahan pangan lokal .

Masun , Kepala Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan  Kabupaten Ponorogo menyampaikan temu tani ini  penting untuk dilakukan untuk memberikan re- fress  mindset  dan memberikan motivasi kepada semua petani baik yang tergabung di kelompok tani maupun tidak untuk  menjadi petani yang lebih maju.

“Ya terutama yang kita undang adalah petani- petani yang sudah mendapatkan bantuan dari pemerintah seperti petani tembakau, “terang Masun kepada dutanusantarafm.com, Kamis (08/12/2022)

Diketahui, Petani tembakau di Ponorogo saat ini  sudah mulai maju mindset berpikirnya dalam aktivitas pertaniannya.  Menghadapi, kemarau basah mereka tetap bertanam tembakau karena harganya yang menjanjikan meski tantangannya besar. Namun, untuk mengantisipasi kegagalan akibat cuaca ekstrim , mereka sudah melakukan  lompatan  dengan mengaplikasikan ilmu pengetahuan dan  teknologi  baru. Lompatan ini , misalnya  dengan memanfaatkan  aplikasi cuaca dari BMKG, penggunaan  sistem mulsa untuk menghindari air berlebihan , menggunakan sistem pengairan drip untuk penghematan air dan menggunakan sistem pengendalian hama dengan asap cair.  ( adv)

Berita ini 53 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Dinamika Aktual

Begal Payudara Beraksi di Jenangan, Korban Terjatuh luka babras

Dinamika Aktual

Brigade Alsintan , Siap Cek Info Kelangkaan Alsintan Yang Sebabkan Petani Kesulitan Panen Padi

Dinamika Aktual

Penjualan Janur Ketupat di Pasar Legi Ponorogo Merosot Gegara Kwang Wung

Dinamika Aktual

Sewa Combine Tembus Rp. 700 Ribu , Petani Njleput Antara Biaya Panen dan Merosotnya Harga Gabah

Dinamika Aktual

340 Alfaexpress Tersebar di Jalur Mudik, Siap Penuhi Segala Kebutuhan Perjalanan

Dinamika Aktual

Sebuah Toko Kelontong di Tonatan Ludes Terbakar, Diduga Korsleting Listrik

Dinamika Aktual

Dua Bocah TK di Sukorejo Ditemukan Meninggal di Sungai

Dinamika Aktual

Ramadan Sampah Produksi Rumah Tangga di Ponorogo Naik 10 Persen