Dinamika AktualHighlight NewsKabar Kota Kita

Penataan Lapak Pasar Legi Dilakukan Setelah Finish 100 %

DUTANUSANTARAFM.COM :  Adin Andana Warih Kepala Dinas Perdagangan Koperasi  dan usaha Mikro (Perdagkum) kabupaten Ponorogo membatah adanya praktek jual beli lapak  pasar legi kepada orang orang diluar pedagang lama. Bantahan  itu disampaikan Adin Andana  Warih  usai mengikuti rapat paripurna di DPRD pada Senin ( 25/01/2021 ).   Tidak adanya jual beli lapak di pasar legi  bisa di buktikan dengan menanyakan lansgung kepada para pedanga lama. Karena mereka semua  disediakan lapak secara gratis.

Diakui Adin bahwa memang  terjadi kekurangan di lantai 1 dari ketersediaan lapak dengan jumlah padagang lama sebanyak 44 hanya tersedia 34 saja.  Dari 34 tersebut masih di kurangi untuk fasilitas umum.

 “Pedagang nanti  hanya dikenakan restribusi sesuai dengan  perda No. 11 tahun 2016. Rendannya juga akan ditempatkan untuk mengatasi masalah permodalam. Keberadaan bank  untuk mengatasi keberadaan  rentenir atau warga menyebutnya bank titil. Karena bank titik ini  tidak di pasar legi tok tapi juga di pasar lain lainnya, “ jelasnya.

Penempatan akses perbankan  dilakukan untuk mengantisipasi  rentenir  atau  oleh masyarakat Ponorogo  menyebutnya bank titil. Karena kasus jeratan bank titik ini ada disemua pasar – pasar di Ponorogo. Sehingga  untuk membantu pedagang agar tidak terjerat rentenir maka akan dibantu dengan ketersediaan akses perbankan ini. (wid)

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close