Menggiurkan , Harga Tembakau Ponorogo 30 Ribu Per Kg

DUTANUSANTARAFM.COM: Petani tembakau di Kabupaten Ponorogo seperti di Kecamatan Balong, Bungkal dan Jambon sebagian besar memilih tetap bertahan menanam komoditi ini meski sekarang masuk musim kemarau basah . Mereka memilih bertahan karena harga komoditi tembakau ini cukup menggiurkan dari harga terendah 21 ribu per kg hingga 30 ribu per kg. Tentu saja harga tersebut sesuai dengan kelas, jenis dan kwalitasnya. Dengan biaya garap untuk lahan seluas 1400 meter persegi yang hanya membutuhkan anggaran sebesar 2,5 juta. Petani tetap memilih menanam komoditi tembakau karena lebih menguntungkan. Dimana, masa panennya selama 3 bulan bisa mencapai 9-10 kali bahkan lebih jika kondisi cuaca bagus. Setiap kali panen, petani bisa minimal bisa membawa uang sebesar Rp. 800 ribu bahakn lebih tergantung kwalitas tembakaunnya.
Warni , Petani Tembakau asal Desa Purworejo Kecamatan Balong , Selasa ( 06/09/2022) kepada dutanusantarafm.com mengungkapkan tetanggannya sebagian besar beralih ke tanaman jagung dan kacang hijau di musim kemarau basah ini. Karena resiko menanam tembakau jika hujan turun sangat tinggi . Lebih mudah busuk dan mati jika terkena hujan lebat. Namun Warni memilih tetap menananm tembakau karena hargannya lumayan tinggi . Selain itu tanah didesannya lebih cocok untuk tanaman tembakau dibandingkan komoditas lainnya .
“Selain karean hargannya cukup menggiurkan . Komoditi tembakau ini paling cocok untuk jenis tanah di desa sini dibandingkan dengan komoditas lainnya , Jadi ya tetap bertahan tanam tembakau meski resikonnya besar, “ungkap Warni. (wid)