Home / Dinamika Aktual / Highlight News / Kabar Kota Kita

Jumat, 30 September 2022 - 12:25 WIB

Masyarakat Diminta Waspada Serangan Penyakit di Musim Pancaroba

EKSTREM : Rana Lutfiana,  salah seorang karyawati saat terjebak hujan di kawasan Jalan Sinduro, Kabupaten Ponorogo. Sejenak kemudian cuaca kembali panas pada Jumat (29/09/2022).

EKSTREM : Rana Lutfiana, salah seorang karyawati saat terjebak hujan di kawasan Jalan Sinduro, Kabupaten Ponorogo. Sejenak kemudian cuaca kembali panas pada Jumat (29/09/2022).

Dutanusantarafm.com – Masa pergantian musim dari kemarau ke penghujan, atau yang lebih dikenal dengan sebutan pancaroba, bisa menimbulkan serangan berbagai penyakit khususnya batuk pilek hingga radang tenggorokan.Meski tidak berisiko berat, penyakit tersebut bisa mengganggu aktivitas masyarakat.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Ponorogo, Anik Setyarini mengatakan saat ini memang ada kenaikan jumlah pasien di berbagai puskesmas yang mengeluhkan penyakit tersebut. Selain batuk pilek, pasien datang dengan keluhan demam tinggi dan pusing.

‘’Karena saking banyaknya yang terserang, jadi banyak yang beranggapan jika mereka terkena serangan nyamuk demam berdarah. Tetapi ternyata bukan, karena sesuai siklus dalam catatan kami tidak ada,’’ kata Anik Rabu (28/09/2022).

Anik menuturkan, pada pergantian musim saat ini cuaca seringkali berubah dengan ekstrem. Yakni, panas menyengat saat siang hari dan dingin luar biasa saat malam. Belum lagi ditambah terpaan angin kencang, membuat kondisi tubuh tidak stabil. Saat kondisi tersebut, virus bisa sewaktu-waktu menyerang tubuh melalui sistem pernafasan maupun makanan dan minuman yang masuk dalam tubuh.

‘’Jajan sembarangan dan mengonsumsi makanan atau minuman yang tidak sehat, juga bisa menimbulkan batuk pilek serta radang tenggorokan. Jadi dalam kondisi seperti ini, daya tahan serta kesehatan tubuh harus ekstra dijaga,’’ tuturnya.

Belum lagi, saat ini banyak masyarakat yang kurang peduli dengan kondisi lingkungan mereka. Banyaknya kegiatan diluar ruangan, mulai dari aktivitas sehari-hari, liburan keluar kota hingga berkerumun dalam acara tertentu juga bisa memicu munculnya penyakit. Selain membuat tubuh capek, mereka bisa saja tertular virus.

‘’Makan-makanan yang cukup gizi, konsumsi vitamin secara rutin kemudian olah raga ringan serta cukup istirahat. Jika perlu jangan keluar rumah sementara waktu, dan jangan stres,’’ harapnya.

Status Pandemi Belum Dicabut,  Dinkes Minta Hati-Hati Covid 19

Selain batuk pilek, serta radang tenggorokan musim pancaroba kali ini juga dikhawatirkan akan menularkan virus covid 19. Mengingat, hingga saat ini pemerintah belum mencabut status pandemi. Selain itu, masyarakat Kabupaten Ponorogo ternyata abai dengan penerapan prosedur kesehatan (prokes) yang seharusnya dilakukan disetiap aktivitas.

‘’Kesadaran masyarakat saat ini tentang prokes turun. Kami khawatir jika kondisi pandemi covid 19 akan terulang, jika mereka tetap abai dalam menjaga kesehatan diri dan orang lain,’’ imbuh Anik.

Seminggu terakhir, Dinas Kesehatan mencatat ada empat penderita covid meski pada Rabu (28/09/2022) sudah dinyatakan sembuh. Karena itu, Anik meminta dengan sangat agar masyarakat lebih waspada dan berhati-hati dalam beraktivitas.

Khususnya bagi mereka yang tercatat sebagai kelompok rentan. Yakni yang berusia dibawah lima tahun, khususnya bayi serta mereka yang berumur diatas 50 tahun terutama dengan komorbid atau penderita penyakit bawaan.

‘’Kelompok rentan harus dilindungi, harusnya kita tetap menerapkan prokes meski hanya batuk pilek biasa, takutnya kasus covid meningkat,’’ tegasnya. (Umi Duta)

Berita ini 21 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Dinamika Aktual

Pohon Tumbang Menimpa Dapur Rumah Warga Banaran Pulung, Kondisi Rusak Parah

Dinamika Aktual

Begal Payudara Beraksi di Jenangan, Korban Terjatuh luka babras

Dinamika Aktual

Brigade Alsintan , Siap Cek Info Kelangkaan Alsintan Yang Sebabkan Petani Kesulitan Panen Padi

Dinamika Aktual

Penjualan Janur Ketupat di Pasar Legi Ponorogo Merosot Gegara Kwang Wung

Dinamika Aktual

Sewa Combine Tembus Rp. 700 Ribu , Petani Njleput Antara Biaya Panen dan Merosotnya Harga Gabah

Dinamika Aktual

340 Alfaexpress Tersebar di Jalur Mudik, Siap Penuhi Segala Kebutuhan Perjalanan

Dinamika Aktual

Sebuah Toko Kelontong di Tonatan Ludes Terbakar, Diduga Korsleting Listrik

Dinamika Aktual

Dua Bocah TK di Sukorejo Ditemukan Meninggal di Sungai