Home / Dinamika Aktual / Highlight News / Kabar Kota Kita

Jumat, 6 Januari 2023 - 18:13 WIB

Kades Sawoo Akui Terima Uang “Nyegelne Tanah” Tapi masuk PAD

Kades Sawoo Saryono duduk di teras kantor Balai Desa Sawoo, Jumat ( 06/01/2023)

Kades Sawoo Saryono duduk di teras kantor Balai Desa Sawoo, Jumat ( 06/01/2023)

DUTANUSANTARAFM.COM : Saryono, Kepala Desa Sawoo Kecamatan Sawoo  menyampaikan tidak ada pungli yang dilakukannya dalam hal “proses penyegelan tanah warga” . Karena dalam hal pungli seharusnya ada yang memberi dan menargetkan dengan nominal tertentu.  Sebagai kepala desa, sejak  awal  dirinya tidak pernah mentarget, menentukan bahkan meminta dari segala hal biaya untuk proses penyegelan tanah warga tersebut .

“Saya tidak pernah memerintahkan dan menyuruh membuat perdes tentang pungutan liar.  Tolong dikondisikan untuk itu tidak pernah ada  pungli. Jadi yang namanya saya menerima nominal itu salah,” jelas  Saryono Kades Sawoo yang datang ke Kantor Balai Desa Sawoo setelah warga yang menggelar unjuk rasa bergeser , Jumat ( 06/01/2023).

Saryono juga menyampaikan,  dari pendaftaran sebanyak  2008 bidang itu  itu sekarang sedang  diajukan ke BPN untuk  PTSL . Dan dalam 1 bidangnya  bisa  di pecah menjadi 10 bidang  bahkan lebih.

Di konfirmasi soal adanya  uang saksi  bagi perangkat desa yang membantu proses pelayanan diakuinya sebagai uang  ungkapan  rasa terima. Nominalnya tidak benar kalau sebesar  Rp.500 ribu. Nominal yang di berikan warga  sebesar Rp. 100 ribu hingga Rp. 200 ribu saja.

“Kalau yang uang untuk kas desa itu memang ada tapi tidak semuannya memberikan kas . Ada yang memberi tapi juga ada yang tidak alias  seiklasnya saja . Sejak adannya UU saber pungli , desa tidak memungut apapun yang ada  hubungannya dengan pelayanan , kita tidak meminta kas desa  dan mentarget. Saya dana dari warga itu di PAD sebagi kas desa, Tapi besarnya bukan  Rp. 500 ribu tapi ada yang ngasih ada yang tidak  karena  tidak meminta dan tidak memaksa,”terang Saryono , Kades Sawoo. ( wid)

Berita ini 82 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Dinamika Aktual

Begal Payudara Beraksi di Jenangan, Korban Terjatuh luka babras

Dinamika Aktual

Brigade Alsintan , Siap Cek Info Kelangkaan Alsintan Yang Sebabkan Petani Kesulitan Panen Padi

Dinamika Aktual

Penjualan Janur Ketupat di Pasar Legi Ponorogo Merosot Gegara Kwang Wung

Dinamika Aktual

Sewa Combine Tembus Rp. 700 Ribu , Petani Njleput Antara Biaya Panen dan Merosotnya Harga Gabah

Dinamika Aktual

340 Alfaexpress Tersebar di Jalur Mudik, Siap Penuhi Segala Kebutuhan Perjalanan

Dinamika Aktual

Sebuah Toko Kelontong di Tonatan Ludes Terbakar, Diduga Korsleting Listrik

Dinamika Aktual

Dua Bocah TK di Sukorejo Ditemukan Meninggal di Sungai

Dinamika Aktual

Ramadan Sampah Produksi Rumah Tangga di Ponorogo Naik 10 Persen