Home / Highlight News / Kabar Kota Kita

Jumat, 10 Juni 2022 - 19:44 WIB

Jemput Bola, BPJS Ketenagakerjaan Ponorogo Melayani Peserta yang Sakit

Dutanusantara.com-Kepala BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) Kantor Cabang Ponorogo Heru Siswanto, rela jemput bola dalam memberikan pelayanan klaim JHT (Jaminan Hari Tua) usia pensiun kepada salah satu peserta BPJS Ketenagakerjaan yang sedang sakit. Peserta yang sakit tersebut adalah Moh. Kasbulah (56 th) Perangkat Desa Nambak Kecamatan Bungkal Kabupaten Ponorogo.

“Kita datang kesini karena yang bersangkutan mengalami sakit stroke” terangnya.

Heru menjelaskan berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2015 tentang Penyelenggaran Program Jaminan Hari Tua pada : a. Pasal 22 ayat 1 Manfaat JHT adalah berupa uang tunai yang dibayarkan apabila Peserta berusia 56 (lima puluh enam) tahun, meninggal dunia, atau mengalami cacat total tetap. b. Pasal 26 ayat 1 poin a : Manfaat JHT wajib dibayarkan kepada peserta apabila peserta mencapai usia pensiun.

“Kami mendapatkan informasi dari Kantor Desa Nambak bahwa perangkat desanya sudah berusia 56 tahun dan ingin mencairkan klaim JHT (Jaminan Hari Tua) namun terkendala sakit. Lalu kami berinisiatif untuk melakukan jemput bola berupa pelayanan prima kepada peserta tersebut.” ungkapnya.

Heru Siswanto mengapresiasi langkah Pemerintah Desa Nambak yang telah melaporkan ke BPJS Ketenagakerjaan sehingga Klaim JHT usia pensiun peserta dapat diproses.

Perlu diketahui pada BPJS Ketenagakerjaan terdapat 5 (lima) program yaitu Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Pensiun (JP) dan Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP). Karena itu pihaknya mengapresiasi Pemerintah Desa Nambak yang telah mengikutkan seluruh perangkat desanya kedalam Program Jaminan Hari Tua (JHT). Adapun klaim JHT bisa diambil apabila peserta telah purna tugas atau berusia 56 tahun meskipun yang bersangkutan masih aktif bekerja.

“Kami menghimbau agar Pemerintah Desa yang belum mendaftarkan perangkat desanya kedalam Program Jaminan Hari Tua (JHT) maupun Jaminan Pensiun (JP) agar saat usia pensiun nanti ada saldo Jaminan Hari Tua maupun Pensiun yang bisa dicairkan selain mendapatkan perlindungan Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian” tambah Heru.

Heru Siswanto juga mengajak para pelaku usaha UMKM, petani, pelaku seni dan pelaku usaha ekonomi yang belum terdaftar untuk dapat mendaftarkan secara mandiri dengan iuran sangat murah sebesar Rp. 16.800 / bulan. Dengan iuran sangat kecil manfaat yang di terima sangat besar., karena jika mengalami resiko kecelakaan kerja biaya perawatan dan pengobatan unlimited/sampai dengan sembuh. Selain itu jika peserta meninggal dunia santunan yang dibeikan Rp. 42.000.000,-

“Semoga seluruh pekerja di Kabupaten Ponorogo dapat terlindungi program BPJS Ketenagakerjaan sehingga pekerja merasa aman jika terjadi resiko saat berangkat, pulang,tugas, maupun saat bekerja ” pungkas Heru (de).

Berita ini 77 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Dinamika Aktual

KPU Ponorogo Ajukan Santunan 2 anggota KPPS yang meninggal dunia

Dinamika Aktual

Diduga Akar Lapuk, Pohon Karet Tumbang menutup Jalan Selingkar Ngebel

Dinamika Aktual

Prabowo Gibran unggul di TPS 901 Rutan Ponorogo

Dinamika Aktual

Pemilu 2024, Bupati Sugiri Sancoko dan Keluarga Mencoblos di TPS 04 Mangkujayan

Dinamika Aktual

Diperpanjang, 125 Jamaah Haji Ponorogo Belum Lunas BIPIH Tahap Satu

Dinamika Aktual

Sah, Uji Coba Jalan Satu Arah Segi 8 Emas Ponorogo dimulai 14 Februari 2024

Dinamika Aktual

Ledakan Dasyat Kagetkan Warga Balong Ponorogo, Satu Korban Luka

Dinamika Aktual

Polres Ponorogo Terjunkan 684 Personil Amankan 2.893 TPS pada Pemilu 2024