Home / Dinamika Aktual / Highlight News / Kabar Kota Kita

Jumat, 2 Desember 2022 - 12:47 WIB

Hasil Laboratorium Tak Ada Cemaran Pertanian Di Mrican

Hasil uji laboratorium  terhadap beberapa titik tanah pesawahan didekat TPA Mrican .

Hasil uji laboratorium terhadap beberapa titik tanah pesawahan didekat TPA Mrican .

DUTANUSANTARAFM.COM : Hasi Uji laboratorium tanah yang dikirimkan oleh Bidang Pengendalian Pencemaran Kerusakan Lingkungan, Konservasi Alam Dan Lingkungan Hidup , Dinas Lingkungan Hidup (DLH)  Kabupaten Ponorogo ke UNS sudah keluar Jumat( 1/12/2022). Selanjutnya Dinas lingkungan hidup langsung melakukan koordinasi dan sosialisasi kepada pemerintah Desa Mrican terkait hasil uji laboratorium tanah disekitar TPA Mrican yang dikeluhkan petani karena diduga tercemar air lindhi dari TPA, Mrican. Namun hasil uji laboratorium ternyata berbeda. Kerusakan tanam padi yang terjadi di sekitar TPA Mrican yang di keluhkan oleh petani setempat ke DLH ternyata disebabkan faktor  kelebihan dalam menggunakan pupuk kimia.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Ponorogo Gulang Winarno, Kamis ( 01/12/2022)

“Atas hasil tersebut, saya menyarankan kepada para petani setempat untuk merubah pola tanam mereka . Dengan melakukan pengurangan penggunaan pupuk kimia dan menggantinya dengan pertanian ramah lingkungan yang menggunakan pupuk organic, “jelas Gulang Winarno, kepada Dutanusuantara fm.com , Kamis ( 01/12/2022)

Di informasikan sebelumnya, petani disekitar TPA Mrican pada beberapa bulan lalu mengeluhkan adanya pencemaran air lindi dari TPA Mrican ke pesawahan mereka sehingga tanaman padinya terganggu. Atas , protes tersebut DLH Ponorogo mengajukan anggaran pembuatan talud untuk mencegah merembesnya air lindhi. Selain itu juga mengambil sample tanah milik petani yang dianggap tercemar tersebut, kenyatannya setelah dilakukan uji laboratorium di Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta hasilnya menyatakan kerusakan tanah dan tanaman di sekitar TPA Mrican karena penggunaan pupuk kimia yang berlebihan . (wid)

Berita ini 134 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Dinamika Aktual

Begal Payudara Beraksi di Jenangan, Korban Terjatuh luka babras

Dinamika Aktual

Brigade Alsintan , Siap Cek Info Kelangkaan Alsintan Yang Sebabkan Petani Kesulitan Panen Padi

Dinamika Aktual

Penjualan Janur Ketupat di Pasar Legi Ponorogo Merosot Gegara Kwang Wung

Dinamika Aktual

Sewa Combine Tembus Rp. 700 Ribu , Petani Njleput Antara Biaya Panen dan Merosotnya Harga Gabah

Dinamika Aktual

340 Alfaexpress Tersebar di Jalur Mudik, Siap Penuhi Segala Kebutuhan Perjalanan

Dinamika Aktual

Sebuah Toko Kelontong di Tonatan Ludes Terbakar, Diduga Korsleting Listrik

Dinamika Aktual

Dua Bocah TK di Sukorejo Ditemukan Meninggal di Sungai

Dinamika Aktual

Ramadan Sampah Produksi Rumah Tangga di Ponorogo Naik 10 Persen