Home / Dinamika Aktual / Highlight News / Kabar Kota Kita

Sabtu, 9 April 2022 - 23:25 WIB

Gelombang Unjuk Rasa dan Gerakan “Save Reog Ponorogo ” Meluas Tak Terbendung

Seniman Reog Ponorogo gelar unjuk  rasa disertai kirm mantra  doa buat Nadiem Makrim

Seniman Reog Ponorogo gelar unjuk rasa disertai kirm mantra doa buat Nadiem Makrim

DUTANUSANTARAFM.COM : Gelombang aksi unjuk rasa  atas klaim reog adalah budaya Malyasia secara bergelombang  bahkan taggar  “Save Reog Ponorogo” terus meluas seakan tanpa batas diseluruh Indonesia baik secara langsung maupun di medsos. Di kota Ponorogo yang merupakan  daerah kelahiran Seni Reog  aksi unjuk rasa  yang dilakukan oleh para seniman reog bersama masyarakat yang di dukung Kang Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko dan Wakil Bupati Bunda Lisdyarita  dimulai sejak , Jumat malam  ( 08/04/2022). Bertempat dikawasan Aloon- aloon kota  Ponorogo, gelombang aksi berlanjut  Sabtu malam  (09/04/2022). Ada dua titik  aksi unjuk rasa di Ponorogo pada Sabtu ( 09/04/2022 ) tersebut yaitu  di Aloon- aloon kota Ponorogo dan di Bantarangin Kecamatan Kauman. Ribuan masyarakat Ponorogo , Magetan dan Madiun   tanpa komando berdatangan ikut aksi solidaritas sebagai wujud kecintaan pada seni buadaya Reog  sebagai kekayaan budaya Indonesia.   Belasan dadak merak di gebyakkan , di iringi doa-doa dari ribuan  masyarakat yang hadir dengan bau bunga minyak fanbo yang memohon ke paa Sang Maha Kuasa agar Menteri Pendidikan Riset dan Teknologi Nadiem Makarim ,”teringat terus akan reog Ponorogo.

“ Kamis memohon kepada Sang Maha Kuasa agar Nadiem makarim itu teringat terus dengan reog Ponorogo, makan Ingat Reog, Tidur mimpi Reog dan bekerjapun ingat Reog. Apapun aktivitasnya dia selalau teringat reog . Karena Reog Itu Jiwa dan nadinya masyarakat Ponorogo maka harus dilindungi, “terang Muh. Yani, Pecita reog Ponorogo yang juga aktivis senior Ponorogo.

Di informasikan gelombang unjuk rasa ribuan seniman reog dan masyarakat Ponorogo dipicu kekecewaan kepada Menteri Pendidikan Riset dan Teknologi yang  pada tahun 2022 ini tidak merekomendasikan Seni Reog menjadi Warisan Budaya tak benda di Ich Unesco.  Kabarnya, Kementrian itu malah akan merekomendasikan Jamu  ke ICH Unesco.  Masyrkat Ponorogo sejak awal suah curiga aa permainan fullus dalam kasus ini, Mengingat di balik Jamu ada perusahaan , korporasi korporasi besar dengan fullus gehe. Sementara Seni Reog adalah kesenian rakyat  berbasis rakyat. Di mungkinkan gelombang aksi ini akan terus berlanjut sampai tuntutan mereka untuk direkom di Ich Unesco di penuhi.

“Jamu boleh juga direkomendasikan tapi tidak urgen harus tahun 2022 ini. Paling Urgen dan mendesak adalah  Seni Reog Ponorogo  karean sudah beberapa kali  di klaim oleh negara tetangga Malaysia reog  selain itu kelesatariannya juga teracam akibat  pandemi Covid-19. Saya curiga ada fullus dengan rekomendasi Jamu ini, “tegas Yani  penuh emosional.

Hal senada juga disampaikan seniman sekaligus pecinta Reog  Ponorogo asal Madiun  Erik Ebastian yang ikut aksi unjuk rasa di Aloon-aloon Kota Ponorogo, Sabtu (09/04/2022).  Menurutnya emerintah harus peduli  dengan seni Reog Ponorogo  yang telah menduni dan bukan hasil copy paste ini.

” Reog lahir asli dari Indonesia , lahirnya reog punya filosofi sejarah yang panjang mulai lahir sampai sekarang  jadi bukan hasil copy paste . Saya berharap pemerintah peduli pada kekayaan budayannya yang telah mendunia ini. Jangan sampai   di klaim oleh negara lain dan kita akan memperjuangkan bersama sampai diakui oleh ICH Unesco,” tegas  Erik Ebastian.  (wid)

Berita ini 66 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Dinamika Aktual

Rawan Pilkada 2024 di Jatim Dinamis, 6 Daerah Jadi Perhatian

Dinamika Aktual

Polda Jatim Baksos dan Bansos Hari Bhayangkara 2024 di Ngumpul Balong Ponorogo

Dinamika Aktual

Kandang Terbakar Habis, Belasan Ternak Nyaris Jadi Korban

Dinamika Aktual

Sosialisasi Tribina Menyongsong Kampung KB Kelurahan Kepatihan Ponorogo

Dinamika Aktual

Kabar Duka, Jemaah Haji asal Desa Lengkong Sukorejo Ponorogo Meninggal Dunia

Dinamika Aktual

Titiek Soeharto Resmikan Monumen Patung HM Soeharto di Badegan, ini Harapannya.

Dinamika Aktual

Nasdem Pasangkan Ipong Muchlissoni – Segoro Luhur pada Pilkada Ponorogo 2024

Dinamika Aktual

Motor Roda Dua Vs Mobil Ambulans Desa di Pulung, Satu Korban Meninggal Dunia