Home / Dinamika Aktual / Highlight News / Kabar Kota Kita

Sabtu, 15 Mei 2021 - 08:41 WIB

Fraksi PDIP Minta Pemkab Optimalkan Penggunaan PCR , Antisipasi Konflik Sosial

Agung Priyanto minta , Hasil Swab PCR dipercepat  antisipasi konflik masyarakat

Agung Priyanto minta , Hasil Swab PCR dipercepat antisipasi konflik masyarakat

DUTANUSANTARAFM COM : Ponorogo –Sekrertaris Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) DPRD Ponorogo Agung Priyanto meminta kepada Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko mengoptimalkan  operasional PCR di RSUD. Hardjono.  Hal tersebut untuk meminimalisir konflik sosial dimasyarakat karena hasil Swab yang selalu terlambat hasilnya . Banyak pasien yang meninggal di RSUD  dinyatakan terpapar covid-19 dan suspek covid -19 setelah 3 hari hasil swab keluar  ternyata hasilnya negatif . Padahal korban ini sudah dimakamkan secara protokol kesehatan dan  keluarganya mengalami pengucilan dilingkungannya secara luar biasa akibat ketakutan warga yang berlebihan. Kasus seperti ini banyak terjadi di Babadan, Siman, Sukorejo, dan Ponorogo

“Saya  sendiri pernah mengalami  pada tahun 2020, waktu itu  ada teman posistif Covid saya masuk  Kontak erat  dan hasil Swabnya berhari- hari baru keluar . Setelah keluar hasilnya negatif. Namun selama menunggu hasil swab itu keluar saya mengalami pengucilan juga dari  istri, anak, tetangga dan teman,” terang Agung Priyant.

Agung Priyanto  anggota dewan 5 periode ini mengungkapkan  Ponorogo  telah mendapatkan bantuan PCR 2 unit dari Pemerintah Propinsi Jawa Timur . Satu di Rumah Sakit Islam  Aisyah dan satu di RSUD Hardjono. Namun yang di RSUD ,Hardjono ini  tidak dioperasikan dengan alasan tidak punya SDM nya. Inilah yang menyebabkan konflik dimasyarakat. Harusnya dengan optimalisasi operasional PCR milik  RSUD Hardjono proses Swab bisa cepat diketahui hasilnya tidak harus menunggu tiga hari.  Jika menunggu 3 hari dan hasilnya negatif akan menimbulkan konflik dimasyarakat .

“Konflik sosial akan meluas karena kepercayaan masyarakat kepada Satgat Covid, Dinkes, BPBD, TNI ,Polri menurun . Pengambilan jenazah  secara paksa akan menjalar . Sehingga masalah kecepatan keluarnya hasil Swab PCR harus segera dipecahkan,” tegas Agung Priyanto.

Banteng Dapil I Ponorogo  ini mengungkapkan, jika RSUD  Hardjono beralasan  tidak mempunyai SDM yang mengoperasikan mereka bisa mencari. Jika alasannya anggaran operasional PCR mereka bisa menganggarkan karena  RSUD itu BLUD. Masalah Penanggulangan penyebaran covid ini masalah yang serius bagi pemerintah pusat dan daerah . Ini tentang keselamatan masyarakat jangan sampai dibuat mainan.  Dinkes itu harus responsif terhadap permasalahan masyarakat . Jangan hanya data saja yang diurusi, mereka juga harus memikirkan dampak sosial, physikis akibat pengucilan  masyarakat. Dinkes harus responsif meminimalisir  ketakutan masyarakat ketika datang dalam keadaan sakit di RSUD akan di “Covidkan” . Isyu di Covidkan ini berkembang dimasyarakat  dan  menjadi menguat ketika Rapid antigen positif  terus meninggal setelah 3 hari meninggal hasil Swabnya negatif.

“Informasi seperti itu  mungkin terkesan sepele dikalangan satgas kabupaten, tapi semakin menguat ditingkat masyarakat dan menumbuhkan kebencian. Ini harus segera disikapi  agar kepercayaan masyarakat pada pemerintah dan  ketaatan masyarakat pada Prokes menguat lagi meski dalam masa pemulihan ekonomi, “ungkap Agung Priyanto .

Agung juga mengingatkan kepada masyarakat untuk terus meningkatkan kesetiakawanan sosial di tengah pandemi ini. Warga harus saling bergotong royong saling menguatkan jika ada tetangganya yang terkena Covid. Jangan ada pengucilan  lagi dan tetap terus disiplin protokol kesehatan. (wid)

Berita ini 4 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Dinamika Aktual

Pohon Tumbang Menimpa Dapur Rumah Warga Banaran Pulung, Kondisi Rusak Parah

Dinamika Aktual

Begal Payudara Beraksi di Jenangan, Korban Terjatuh luka babras

Dinamika Aktual

Brigade Alsintan , Siap Cek Info Kelangkaan Alsintan Yang Sebabkan Petani Kesulitan Panen Padi

Dinamika Aktual

Penjualan Janur Ketupat di Pasar Legi Ponorogo Merosot Gegara Kwang Wung

Dinamika Aktual

Sewa Combine Tembus Rp. 700 Ribu , Petani Njleput Antara Biaya Panen dan Merosotnya Harga Gabah

Dinamika Aktual

340 Alfaexpress Tersebar di Jalur Mudik, Siap Penuhi Segala Kebutuhan Perjalanan

Dinamika Aktual

Sebuah Toko Kelontong di Tonatan Ludes Terbakar, Diduga Korsleting Listrik

Dinamika Aktual

Dua Bocah TK di Sukorejo Ditemukan Meninggal di Sungai