Home / Dinamika Aktual / Highlight News / Kabar Kota Kita

Sabtu, 17 Juli 2021 - 16:01 WIB

DPRD Desak Pemkab Gandeng Kejaksaan Tagih Piutang Termasuk Sapi Kereman

Miseri Effendi Ex Officio Wakil Ketua Banggar DPRD Ponorogo minta Pemkab Gandengan Kejaksaan Selesaikan Piutang Kadaluwarsa

Miseri Effendi Ex Officio Wakil Ketua Banggar DPRD Ponorogo minta Pemkab Gandengan Kejaksaan Selesaikan Piutang Kadaluwarsa

DUTANUSANTARAFM.COM :  Badan Anggaran (Banggar)  DPRD Ponorogo menyadari pandemi covid-19 menyebabkan Pendapatan Asli  Daerah (PAD) dan pendapatan dari dana transfer pusat mengalami penurunan . Akibatnya, sejumlah program pembangunan  infrastruktur dan lainnya  mengalami  refocusing untuk dialihkan pembiayaan pengendalian dan pencegahan penyebaran covid-19. Meski begitu OPD  diminta tetap membuat inovasi dan terobosan untuk menambah pendapatan daerah. Termasuk membuat  terobosan  guna mengembalikan piutang yang sekarang berada di pihak ke 3. Hal tersebut disampaikan oleh Ex Officio Wakil  Ketua Banggar  Miseri Effendi  usai rapat paripurna berpendapat atas surat bupati tertangal  21 Juni 2021 nomor 180/1745/405/2021 tentang Raperda Penyampaian Pertanggungjawaban APBD dan  LKPJ Bupati tahun 2020 .

“Terutama penanganan dan penyelesaian piutang pada pihak ke 3 yang sudah kadaluwarsa. Kebijakan penagihannya bisa melalui PPD PR  atau lainnya sehingga  piutang itu tidak muncul dari neraca dan LHP BPK. Piutang bila segera bisa ditagih bisa untuk  membantu membeli alat pemilah plasma menyelamatkan banyak orang, “terang Miseri Effendi .

Miseri Effendi yang juga wakil Ketua DPRD Ponorogo dari Fraksi Demokrat  menjelaskan  nilai piutang yang belum tertagih jumlahnya cukup signifikan mencapai puluhan miliar.  Jika segera diselesaikan  atau  di tagih mampu menambah anggaran untuk kepentingan penanganan covid-19 dan lainnya. Piutang itu ada yang terjadi sejak tahun 2001  yaitu Sapi Kereman dan piutang pada kelompok  peternak  sapi di Kecamatan Pudak .

“Penyelesaiannya bisa dilakukan seperti penyelesaian kasus PD .Pasar dulu , yaitu dengan melibatkan Kejaksaan Negeri Ponorogo, “terang Miseri EffendiEffendi usai mengikuti rapat paripurna tentang Penarikan Raperda Pembentukan Kecamatan Kota Lama dan Kecamatan Sumberejo , Jum’at (14/07/2021) . (wid)

Berita ini 2 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Dinamika Aktual

340 Alfaexpress Tersebar di Jalur Mudik, Siap Penuhi Segala Kebutuhan Perjalanan

Dinamika Aktual

Sebuah Toko Kelontong di Tonatan Ludes Terbakar, Diduga Korsleting Listrik

Dinamika Aktual

Dua Bocah TK di Sukorejo Ditemukan Meninggal di Sungai

Dinamika Aktual

Ramadan Sampah Produksi Rumah Tangga di Ponorogo Naik 10 Persen

Dinamika Aktual

Penularan TBC pada Anak Harus Diwaspadai

Dinamika Aktual

Rumah Pedagang Sayur di Gontor Diobrak-abrik Pencuri, Saat Ditinggal Tarawih

Dinamika Aktual

Harga Ayam Potong Dari Peternak Saat Ini RP 21 Ribu /Kg

Dinamika Aktual

Fogging DBD di Lingkungan Kelurahan Kepatihan, Upaya Pencegahan Selain 3M Plus