Home / Highlight News / Kabar Kota Kita

Jumat, 8 Mei 2020 - 06:31 WIB

Ditolak Desa Prajegan, Edi Subagyo Lulus Isolasi Didesa Lembah Babadan

Puskesmas Babadan sedang melakukan Pemeriksaan suhu tubuh kepada Edy Subagyo yang di tampung warga desa Lembah kecamatan Babadan ,Ponorogo untuk melakukan isolasi mandiri.

DUTANUSANTARAFM.COM: Edi Subagyo ( 43 th) warga Desa Pinang Banjar, Kecamatan Sungai LiIin, Kabupaten Banyuasin  Propinsi Sumatra Selatan  akhirnya  mendapatkan surat keterangan sehat dari Puskesmas Babadan setelah menjalani isolasi mandiri selama 14 hari  di salah satu ruko milik Pemerintah Desa Lembah pada Jumat (08/05/2020). Edy Subagyo di terima oleh warga desa Lembah setelah beberapa hari terlantar.  Dan selama 14 hari menjalani isolasi  mandiri kebutuhan sehari hari di tanggung secara gotong royong oleh warga sekitar . Warga Lembah menganggap meski dalam kondisi sulit ditengah pandemi korona saat ini jangan sampai menghilangkan rasa kemanusiaan.

Kepala Puskesmas Babadan  Siti Nur faidzah mengakui Edy Subagyo Ini bukan warga Lembah  dan ber KTP Lembah namun tetap diterima menjalani isolasi  karena rasa kemanusiaan. Siti Nur Faidzah berharap kejadian ini  bisa disikapi  oleh desa desa lainnya  yang di tuju untuk menerima .

“Selama  pemantauan tidak ada  gejala seperti batuk pileg dan deman. Kondisi terakhir pada Jumat  (08/05/2020)  suhu badannya cukup normal yaitu  36,6 C dan kondisi baik. Puskesmas akan menerbitkan surat selesai pemantauan,”jelas Kepala Puskesmas Babadan Siti Nurfaidzah.

Kepala Desa Lembah Kecamatan Babadan Ponorogo Heri Setyo Kurniawan memberikan bingkisan sembako untuk memberikan semangat agar tidak trauma paska penolakan.

Sementara itu Kepala Desa Lembah Heri Setyo Kurniawan mengapresiasi langkah wargannya yang menerima keberadaan Edy Subagyo selama hampir 14 hari menjalani isolasi di salah satu ruko milik Desa. Ini menunjukkan rasa kemanusiaan wargannya masih cukup tinggi meski dalam kondisi sulit ditengah pandemi korona. Kades Lembah ini bahkan memberikan paket bantuan sembako dan buah untuk menyemangati Edy Subagyo yang sempat trauma akibat penolakan.

Di informasikan sebelumnya, nasib Edy Subagyo ini sempat terlantar dan ditelantarkan oleh desa asalnya. Prajegan karena di tolak saat meminta isolasi pada Jumat 24 April 2020 Lalu. Berbagai upaya dilakukan hingga bertanya ke satgas kabupaten namun tidak ada solusi atas nasibnya yang sudah terlanjur pulang kampung di kampung halamannya didesa Prajegan Kecamatan Sukorejo Ponorogo. Kekhwatiran yang berlebihan terhadap covid-19 menyebabkan reaksi berlebihan warga dan perangkat desa.   

Berita ini 32 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Dinamika Aktual

Selesaikan Sawoo, Kejari Ponorogo Siap Usut Kasus Korupsi Baru

Dinamika Aktual

Bedol Desa, 8 Perangkat Desa Sawoo Ditetapkan Tersangka Kejari Ponorogo

Dinamika Aktual

Dukung Produk Halal, Butuh Semakin Banyak Juleha di Ponorogo

Dinamika Aktual

Satu Korban Luka, Dua Motor Tabrakan di Siman

Dinamika Aktual

Ipong Muchlissoni Daftar di PKB, Demokrat dan PAN, Ingin Bentuk Koalisi Besar

Dinamika Aktual

Bersih Kelurahan Kepatihan Ponorogo, Semarak Tumpeng Purak

Dinamika Aktual

Didik Subagio Ikut Bersaing Peroleh Rekom Bacalon Bupati Ponorogo dari PKB

Dinamika Aktual

Laka Tabrak dari belakang di Jenangan, Akibatkan Satu Korban Meninggal Dunia