Home / Dinamika Aktual / Kabar Kota Kita / Sekitar Kita

Senin, 10 Oktober 2022 - 16:06 WIB

Bupati Sugiri Resmikan Pondok Lansia Muslimat NU Ponorogo

Dutanusantarafm- Sebanyak 200 orang penghafal Al Quran (hafidloh) Muslimat NU Ponorogo yang tergabung dalam Ikatan Hafodzah Muslimat NU Ponorogo dengan melantunkan ayat-ayat suci Al Quran, menambah khidmat peringatan Hari Santri Nasional, Maulud Nabi Muhammad SAW, sekaligus Peresmian Pondok Lansia Muslimat NU, Sabtu (8/10/2022).

Pondok Lansia Musliman NU yang diresmikan ini bukanlah pondok yang menaungi lansia atau panti jompo, melainkan tempat untuk pembinaan, pertemuan, hingga pengajian yang dikhususkan untuk lansia. Peresmian Pondok Lansia dilakukan oleh Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko, didampingi oleh Wakil Bupati Lisdyarita dengan dihadiri ketua Syuriah KH Sholekhan Al Hafidz ,Ketua PCNU KH Fatchul Azis beserta jajaran, Direktur RS Muslimat, serta PC muslimat NU beserta para anggotanya.

“ Pondok Lansia ini adalah tempat penitipan Lansia Sehat yang mempunyai harapan bahagia,bergembira ,bersama sesama usia. Di Pondok diisi pengajian, pemeriksaan rutin kesehatan, senam, rekreasi dan lain dengan tujuan lansia tidak sendiran dan tidak merasa tua tak berharga. Mengubah paradigma bahwa ini bukan panti jompo, tapi menggembleng spiritual saat kita usia senja.” jelas Hj. Siti Amanati, Ketua 1 Muslimat NU Ponorogo

Ia menyampaikan berdirinya Pondok Lansia ini karena adanya paradigma bahwa ibu yang sudah sepuh , hidup sendiri akan sakit-sakitan, ditinggalkan oleh anak-anak dan tidak ada yang memperhatikan terutama dalam hal ibadah. Maka dari itu didirikanlah Panti Lansia yang berlokasi di Jl. Raya Ponorogo- Solo , atau tepatnya di Desa Gandu Kepuh, Kecamatan Sukorejo. Lahan yang dibangun pondok lansia merupakan tanah wakaf dai keluarga Gatot Susanto.

“ Semoga semua ada kemanfaatan tapi berlanjut, karena semua berkah karunia Allah SWT. Orang dholim tidak masuh ke sini, semoga ini menjadi tempat yang barokah. Karena semua warga Muslimat NU masih saudara sendiri,” imbuhnya.

Sementara itu Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko menyatakan, sangat kagum dengan apa yang dilakukan oleh Muslimat NU. Kendati orang nomor satu di Ponorogo itu merasa kecewa karena tidak dilibatkan dalam proses pembangunannya, tapi langsung diminta untuk meresmikan.

“Kita ini berkali- kali dibuat kaget oleh Muslimat NU, saat mbangun tidak dikabari. Mboso diresmikan baru dikabari.Kalau ada apa-apa lebih awal lebih baik. ( Ini) kon ngresmekne , tolong dilibatkan sejak awal, dari pada kon ngresmekne dikalungi kembang,” ujar Bupati.

Namun demikian Bupati menyatakan kesanggupannya membantu Muslimat NU yang saat ini juga dalam proses pembangunan Kantor Muslimat dan Klinik di Jl. Batoro Katong. Bupati menyatakan kesiapannya karena peran Muslimat dalam pemerintahan diakui tidak kecil.

“ Terkait 1.200 meter tanah kulo mudeng, pun siap. Bersama Muslimat luar biasa, semua bantu Ponorogo lebih baik,” pungkasnya. (de)

Berita ini 90 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Dinamika Aktual

Begal Payudara Beraksi di Jenangan, Korban Terjatuh luka babras

Dinamika Aktual

Brigade Alsintan , Siap Cek Info Kelangkaan Alsintan Yang Sebabkan Petani Kesulitan Panen Padi

Dinamika Aktual

Penjualan Janur Ketupat di Pasar Legi Ponorogo Merosot Gegara Kwang Wung

Dinamika Aktual

Sewa Combine Tembus Rp. 700 Ribu , Petani Njleput Antara Biaya Panen dan Merosotnya Harga Gabah

Dinamika Aktual

340 Alfaexpress Tersebar di Jalur Mudik, Siap Penuhi Segala Kebutuhan Perjalanan

Dinamika Aktual

Sebuah Toko Kelontong di Tonatan Ludes Terbakar, Diduga Korsleting Listrik

Dinamika Aktual

Dua Bocah TK di Sukorejo Ditemukan Meninggal di Sungai

Dinamika Aktual

Ramadan Sampah Produksi Rumah Tangga di Ponorogo Naik 10 Persen