Home / Dinamika Aktual / Highlight News / Kabar Kota Kita

Senin, 26 September 2022 - 14:42 WIB

Bupati Gemas Truk Tambang Seliweran, Minta Desa Kolaborasi Rawat Jalan Kabupaten

DEKAT : Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko,  didampingi Camat Jenangan Erni Haris dan juga Kepala Desa Pintu, Masdaroini saat berdialog dengan PKK Desa Pintu, Kecamatan Jenangan Senin (26/09/2022).

DEKAT : Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko, didampingi Camat Jenangan Erni Haris dan juga Kepala Desa Pintu, Masdaroini saat berdialog dengan PKK Desa Pintu, Kecamatan Jenangan Senin (26/09/2022).

Dutanusantarafm.com – Banyaknya truk pengangkut tanah uruk hasil tambang yang berseliweran di kawasan jalur utama di Kabupaten Ponorogo membuat Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko gemas. Selain berdampak buruk bagi lingkungan, muatan truk yang sebagian besar over kapasitas itu sudah merusak jalan-jalan utama saat ini.

‘’Padahal kami (Pemkab Ponorogo) sama sekali tidak diuntungkan. Malah kami yang harus memperbaiki jalan rusak, yang salah satunya karena mereka (truk-truk dengan over muatan) ini,’’ katanya usai kegiatan Bakti Sosial di Desa Pintu, Kecamatan Jenangan Senin (26/09/2022).

Menyikapi hal itu, Kang Giri saat ini sedang menyiapkan skema untuk memperbaiki puluhan bahkan ratusan kilometer jalan rusak itu. Meski tidak menyebut besaran jumlah anggaran perbaikan, Bupati asal Sampung tersebut memastikan perbaikan jalan akan rampung pada 2023 mendatang.

Perbaikan jalan, lanjut Kang Giri dilakukan sebagai upaya untuk peningkatan layanan masyarakat. Khususnya di kawasan Kecamatan Jenangan, yang selama ini terkenal menjadi salah satu titik sumber galian tambang sehingga banyak terdapat jalan utama yang rusak.

‘’Kecamatan Jenangan juga menjadi jalan penghubung menuju salah satu ikon wisata di Kabupaten Ponorogo, yakni Telaga Ngebel. Yang mana, saat ini pemkab sudah menyiapkan pembangunan kawasan wisata. Jadi jalan harus bagus,’’ tuturnya.

Karena itu, Bupati juga meminta kepada seluruh warga masyarakat khususnya perangkat desa agar mau bergotong royong serta mendukung program pemerintah tersebut. Salah satunya, dengan mengalokasikan Dana Desa (DD) khusus untuk perbaikan jalan.

Pun kepada para pengusaha tambang, agar mau mengkondisikan angkutan mereka untuk membawa muatan sesuai batasan. Sehingga, kondisi jalan mampu menopang beban laju kendaraan yang sebenarnya bukan peruntukkannya tersebut. Karena, pembangunan jalan saat ini hanya untuk lalu lintas kendaraan umum dan bukan truk bermuatan over tersebut.

‘’Selain karena memang bukan peruntukannya, kondisi pembangunan jalan ini tidak dikonsep dengan baik. Maka dari itu, saat ini kami sudah menyiapkan konsep dengan baik, terukur dan terencana,’’ terangnya.

Desa Siap Realisasikan Program Peningkatan Jalan

Sementara itu, Kepala Desa Pintu, Kecamatan Jenangan Masdaroini menyampaikan siap mendukung dan merealisasikan program yang diminta Kang Bupati. Saat ini, melalui Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Desa Pintu Masdaroini sudah menganggarkan lebih dari Rp 200 juta yang dialokasikan untuk peningkatan jalan di tahun 2023 mendatang.

‘’Untuk poros jalan kabupaten di desa kami, memang tidak banyak yang rusak. Hanya sekitar 300 meter, dan itu sudah masuk dalam anggaran perbaikan. Sedangkan untuk jalan lingkungan, kerusakan ada sekitar 1,5 kilometer. Letaknya ada di Rt 1/Rw 2 Dukuh Krajan,’’ tegasnya. (Umi Duta)

Berita ini 1 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Dinamika Aktual

Begal Payudara Beraksi di Jenangan, Korban Terjatuh luka babras

Dinamika Aktual

Brigade Alsintan , Siap Cek Info Kelangkaan Alsintan Yang Sebabkan Petani Kesulitan Panen Padi

Dinamika Aktual

Penjualan Janur Ketupat di Pasar Legi Ponorogo Merosot Gegara Kwang Wung

Dinamika Aktual

Sewa Combine Tembus Rp. 700 Ribu , Petani Njleput Antara Biaya Panen dan Merosotnya Harga Gabah

Dinamika Aktual

340 Alfaexpress Tersebar di Jalur Mudik, Siap Penuhi Segala Kebutuhan Perjalanan

Dinamika Aktual

Sebuah Toko Kelontong di Tonatan Ludes Terbakar, Diduga Korsleting Listrik

Dinamika Aktual

Dua Bocah TK di Sukorejo Ditemukan Meninggal di Sungai

Dinamika Aktual

Ramadan Sampah Produksi Rumah Tangga di Ponorogo Naik 10 Persen