Highlight NewsKabar Kota Kita

Baliho Pemkab ” Tetap Tenang Menghadapi Virus Corona” Mendominasi

DUTANUSANTARAFM. COM: Sejak Senin 16 Maret 2020 sore, baliho milik Pemkab Ponorogo yang berisi pesan Bupati Ipong Muchlissoni “tetap tenang menghadapi virus corona ” mulai terpasang di sudut dan pinggir jalan ptotokol. Baliho dengan foto Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni naik sepeda pancal berlatar belakang warna biru itu juga bertuliskan tips mencegah corona, gejala klinis juga no hot line corons.

Adapun tulisan lengkap pesan tersebut adalah “Tetap tenang menghadapi virus corona, tingkatkan daya tahan tubuh anda. Dengan konsumsi makanan gizi seimbang, rajin olah raga dan aktifitas fisik, biasakanlah cuci tangan dengan sabun, perbanyak berdo’a, gejala klinis, hot line corona 081 335 909 288.

Baliho di depan Pintu Masuk Pendopo Ponorogo

Kasi Humas Dinas Kominfo dan Statistik Ponorogo Alim Nor Faizin mengatakan pemasangan baliho itu atas perintah Bupati Ponorogo dalam mensikapi penyakit corona. Bupati Ponorogo telah mengeluarkan Instruksi No 1 Tahun 2020 tertanggal 16 Maret 2020 Tentang Upaya Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Corona di Ponorogo yang berisi 17.pesan. Dengan pesan melalui baliho itu diharapkan warga Ponorogo tidak terlalu panik dengan munculnya kasus penyakit corona yang menyerang warga Indonesia. “Selain melalui baliho penyebaran infornasi dan pesan bupati itu juga akan disampaikan melalui selebaran atau pamflet, ” terang Alim.

Dinas Kominfo dan statistik Ponorogo rencananya akan memasang baliho dengan pesan seperti itu di 30 an titik. Pemkab Ponorogo memiliki sekitar 30 papan reklame atau baliho yang tersebar di 21 kecamatan dan semuanya akan dipasangi pesan seperti itu. Untuk hari pertama pemasangan akan dilakukan di 10an titik di kawasan kota Ponorogo dan sekitarnya. ” Pemasangan akan dilakukan bertahap, dan tidak bisa dilakukan dalam sehari karena lokasinya diseluruh kecamatan” jelas Alim kembali. Dengan begitu diharapkan pesan Bupati itu juga tersampaikan kepada warga yang ada di kecamatan dan desa-desa. Selain di papan baliho milik Pemkab Ponorogo, rencananya baliho juga aka dipasang dipapan reklame milik swasta atau pihak lain. Adapun baliho yang sudah terpasang antara lain di Perempatan Mlilir, dekat Perumda, termasuk depan pintu masuk Pendopo. Jika kepanikan warga Ponorogo sudah hilang atau jauh berkurang maka pesan di baliho terkait virus corona itu akan dicopoti. (san)

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close