Home / Highlight News / Kabar Kota Kita

Senin, 22 Juni 2020 - 09:38 WIB

12 Nakes Di Ponorogo Berhak Dapat Kuota Khusus PPDB SDN


Dutanusantarafm.com- Bupati Ipong Muchlissoni memberikan kuota khusus 1 persen untuk anak tenaga kesehatan yang terlibat langsung menangani covid 19 pada PPDB SDN dan SLTPN tahun 2020. Sesuai surat rekomendasi kepala Dinas Kesehatan Ponorogo terdata ada 12 tenaga kesehatan yang mendapatkan kuota khusus dan berkesempatan menyekolahkan anaknya ke SD Negeri.


Kabid pendidikan dasar dinas pendidikan Ponorogo Imam Muchlisin mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan dinas kesehatan terkait 12 tenaga kesehatan yang mendapatkan kuota khusus tersebut. Imam menjelaskan hanya beberapa SDN di Ponorogo yang tergolong banyak dimintai pendaftar pada PPDB 2020 ini. SDN tersebut antara lain SDN Mangkujakan 1 dan SDN bangunsari 3 Ponorogo. Sedangkan SDN lainnya relative masih longgar dan masih cukup banyak kesempatan menerima peserta didik baru. Maka tak pelak pilihan dari para tenaga kesehatan yang mendapatkan kuota khusus pada PPDB SD Negeri tahun 2020 adalah di SDN Mangkujaan 1 SDN bangunsari 3. “ dari 12 tenaga kesehatan itu kebanyakan ingin menyekolahkan anaknya di dua SD negeri tersebut” ungkapnya.


Adapun untuk pembagian kursinya adalah 5 anak berkesempatan sekolah di SDN Mangkujayan 1 , 3 anak melanjutkan sekolah di SDN Bangunsari 3 dan sisanya kepingin melanjutkan ke SDN negeri di sekitar tempat tinggalnya. Imam menambahkan Dinas Pendidikan telah berkomunikasi dengan SD negeri tersebut terkait kuota khusus untuk anak tenaga kesehatan yang terlibat penanganan covid 19. Peluang mereka untuk dapat kursi akan diambilkan dari jalur zona. “ kebetulan rumah tempat tinggalnya tidak jauh dari SDN yang dipilih” terang Imam.


Imam juga menjelaskan Pagu di sebuah SD Negeri tidak sebanyak disebuah SLTP negeri di Ponorogo. Sebuah SLTP negeri bisa menerima 300an siswa baru disatu sekolah, sementara untuk sebuah SD negeri yang tergolong favorit hanya sekitar 80an peserta didik baru. Sementara itu banyak SD swasta di Ponorogo atau Madrasah yang menjadi pilihan peserta didik baru yang kuotanya sama dengan SDN favorit. Dengan begitu pemberian kuota khusus ini menurut Imam tidak banyak berdampak di PPDB SDN tahun 2020 ini.(san)

Berita ini 10 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Dinamika Aktual

Pohon Tumbang Menimpa Dapur Rumah Warga Banaran Pulung, Kondisi Rusak Parah

Dinamika Aktual

Begal Payudara Beraksi di Jenangan, Korban Terjatuh luka babras

Dinamika Aktual

Brigade Alsintan , Siap Cek Info Kelangkaan Alsintan Yang Sebabkan Petani Kesulitan Panen Padi

Dinamika Aktual

Penjualan Janur Ketupat di Pasar Legi Ponorogo Merosot Gegara Kwang Wung

Dinamika Aktual

Sewa Combine Tembus Rp. 700 Ribu , Petani Njleput Antara Biaya Panen dan Merosotnya Harga Gabah

Dinamika Aktual

340 Alfaexpress Tersebar di Jalur Mudik, Siap Penuhi Segala Kebutuhan Perjalanan

Dinamika Aktual

Sebuah Toko Kelontong di Tonatan Ludes Terbakar, Diduga Korsleting Listrik

Dinamika Aktual

Dua Bocah TK di Sukorejo Ditemukan Meninggal di Sungai