Dinamika AktualKabar Kota Kita

Warga Wagir Kidul Pulung Pasang Portal Antisipasi Penyebaran PMK

Dutanusantarafm-Upaya pencegahan penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak dilakukan dengan berbagai macam cara. Salah satunya seperti yang dilakukan warga Desa Wagir Kidul difasilitasi pemerintah desa setempat dengan memasangan portal di jalan masuk kampung.

Kepala Desa Wagir Kidul Kecamatan Pulung Suharyanto mengatakan lebih dari 1500 ekor ternak sapi perah dan sapi biasa yang dipelihara warga. Ribuan ternak sapi tersebut harus dijaga kesehatanya agar tidak tertular PMK.

Ia menjelaskan pembuatan portal yang dilakukan oleh warga pada Senin (6/5) dengan difasilitasi pemdes Wagir Kidul dilakukan ditiga lokasi, dua titik yaitu di dusun krajan yang merupakan sentra sapi perah. Penutupan jalan dengan portal akan dilakukan pada malam hari, karena jalan masuk kampung itu saat pagi sampai sore hari dilewati warga untuk beraktifitas.

“Jalan masuk kampung baru ditutup dengan portal saat malam hari, kalau siangkan masih untuk aktifitas warga. Paginya portal dibuka lagi.” terangnya.

Penutupan jalan dengan portal pada tiga lokasi itu khusus pada jalan masuk kampung, tidak pada jalan umum kabupaten. Tujuannya agar tidak ada pedagang luar desa yang masuk ke perkampungan warga dengan seenaknya sendiri setiap saat, utamanya mencari kesempatan di malam hari.

Warga Wagir Kidul sangat khawatir dengan penularan PMK karena di wilayah Kecamatan Pudak sudah ada puluhan ternak sapi perah yang terserang PMK. Secara geografis Desa Wagir Kidul dengan desa lain di wilayah Kecamatan Pudak sangat dekat, sehingga rasa cemas mereka bisa dipahami.

Saat ditanya apakah akan ada penambahan pemasangan portal dibeberapa titik lagi, ditambahkan Suharyanto masih menunggu usul dan saran dari warga.

“Jika warga menyepakati dan menginginkan ada pemasangan portal lagi, tentu tidak menutup kemungkinan akan ditambah lagi portalnya.” imbuh Kades Wagir Kidul.

Sebelumnya ada 7 ekor sapi di Desa Wagir Kidul terserang pmk, dan saat ini sudah sembuh. Sebagai sentra sapi perahan di Kecamatan Pulung, pihaknya berharap kerjasama dari semua pihak agar pmk tidak terus menyebar di Ponorogo dan bisa segera diatasi. (de)

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close