Dinamika AktualHighlight NewsKabar Kota Kita

Transparan, Sugiri Sancoko Jelaskan Dana Refocusing Covid 19 Di Paripurna DPRD

DUTANUSANTARAFM.COM : Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko dan Wakil Bupati Lisdyarita menghadiri rapat Paripurna DPRD Ponorogo, Rabu ( 08/09/2021). Rapat Paripurna yang di pimpin oleh wakil ketua DPRD Dwi Agus Prayitno dengan agenda jawaban eksekutif atas pandangan umum fraksi- fraksi yang disampaikan pada rapat paripurna 6 September kemarin. Ada beberapa hal yang menjadi pertanyaan 8  fraksi untuk bisa di jelaskan oleh pihak eksekutif yaitu soal pensertifikatan aset daerah, pengisian perangkat desa, percepatan vaksinasi, pembangunan infrastruktur jalan, target pendapatan asli daerah, penurunan angka covid-19 dan alokasi dana refocusing anggaran untuk covid-19.

Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko menjawab semua pertanyaan dewan terkait nota keuangan R APBD tahun anggaran 2021 tersebut. Jawaban yang disampaikan lengkap menjawab pertanyaan 8 fraksi yang ada di DPRD Ponorogo. Pertama menjawab pertanyaan dari fraksi Nasdem, PKS dan PKB terkait refocusing anggaran untuk apa saja. Dijelaskan,  total dana refocusing sekitar 84 miliar, 64 miliar berada di Dinas Kesehatan (Dinkes),14 miliar berada di RSUD dan 1,3 miliar berada di kelurahan- kelurahan . Semuanya, untuk penanganan Covid,-19. Sedangkan menjawab pertanyaan tentang kenaikan belanja modal sebesar 20% dari 62 miliar naik 15 miliar menjadi 73 miliar digunakan untuk pengadaan alat teknik, pembelian generator oksigen RSUD , ambulans Dinkes, alat kedokteran ICU RSUD, komputer dan untuk belanja barang di 31 puskesmas.

” Kita jelaskan semuanya karena kita ingin demokrasi sehingga check and balance terjadi sehingga DPRD bisa menjalankan fungsi pengawasannya,” ungkap Sugiri Sancoko usai paripurna.

Pada kesempatan tersebut Bupati Sugiri juga menjelaskan pertanyaan terkait pinjaman ke PT.SMI untuk pembangunan infrastruktur  jalan. Semua dilakukan atas persetujuan dengan semua anggota dewan dan nantinya juga diawasi oleh dewan. Artinya , dana benar-benar dilakukan untuk membangun infrastruktur jalan.

” Untuk pengisian jabatan dan pengisian perangkat desa  juga sudah kami siapkan. Karena secara aturan kami mulai diperbolehkan melakukan kebijakan ini setelah 26 Agustus kemarin ,” ungkap Sugiri Sancoko.
Sancoko.

Sementara itu Wakil Ketua DPRD Ponorogo Dwi Agus Prayitno yang memimpin jalannya rapat paripurna jawaban eksekutif , memutuskan  bahwa pembahasan ini akan di bawa rapat pansus untuk pendalaman. Karena berdasarkan kesepakatan dan usulan 8 fraksi semua menghendaki pembahasan di perdalam dalam pansus.    (wid)

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close