Dinamika AktualHighlight NewsKabar Kota Kita

Soal Ambrolnya Pondasi Jembatan Grogol, Sugiri Sancoko Serahkan Ke Polisi

DUTANUSANTARAFM.COM : Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko prihatin dan ucapkan bela sungkawa atas tewasnya 2 korban ambrolnya pondasi jembatan di Dusun Mijil, Desa Grogol, Kecamatan Sawoo Kamis (16/12/2021) kemarin. Kejadian ini , menurut bupati memang berat terutama bagi keluarga korban dan juga proyek ini waktunnya habis akhir tahun ini. Atas , Bupati menyerahkan kasus adannya korban jiwa  dari ambrolnya pondasi jembatan pada pihak kepolisian . Sedangkan , terkait  terknis kwalitas bangunan yang tidak standar itu menjadi urusannya Dinas  Pekerjaan Umum Perumah dan Kawasan Permukiman  (PUPKP) Ponorogo.

“Kejadian ini tidak kami inginkan dan terasa berat, Atas kejadian ini saya hanya bisa menyampaiakn keprihatinan dan belasungkawa pada kelurga korban.  Kasus ini kita serahkans aja pada yang berwajib  dan secara teknis urusannya Dinas PUPKP. Jika  nanti dianggap salah dan tidak memenuhi stadart  biar pihak yang berwajib yang mengurusnya. Biar  ada kejernihan di Ponorgo dan kedepan tidak ada proyek yang seperti ini lagi, “terang Bupati Sugiri Sancoko.

Di informasikan sebelumnya,  Sat reskrim  Polres Ponorogo sudah mulai mendalami kasus ambrolnya  pondasi jembatan di dusun Mijil, Desa Grogol, Kecamatan Sawoo yang menelan 2 korban  tewas tertimbun material sejak  Kamis (17/12/2021). Dugaan sementara proyek pembangunan jembatan tahun anggaran 2021  senilai Rp 800 juta tersebut  tak sesuai kontruksi . Terlihat dari pondasi kurang kuat  karena dalam kondisi  masih terlihat  masih basah  namun  langsung diuruk. Bahkan sebelum kejadian ambrolnya jembatan, pihak sat reskrim sudah mendatangi TKP tersebut karea ada sejumlah kecurigaan.  Hal tersebut disampaikan Kasat Reskrim Polres Ponorogo, AKP Jefison Sitorus saat di  Tempat Kejadian Perkara (TKP)  memantau proses evakuasi korban tertimbun material, Kamis ( 16/12/2021).(wid)

 

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close