Dinamika AktualKabar Kota KitaSekitar Kita

Rencananya Ada Satu TPA di Setiap Eks PB di Kabupaten Ponorogo

Dutanusanatarafm-Pembangunan di Kabupaten Ponorogo dalam periode 2022- 2042 atau dua puluh tahun kedepan mulai tergambarkan. Program tersebut salah satunya adalah dalam pengelolaan persampahan di Ponorogo.

Ketua DPRD Ponorogo Sunarto kepada wartawan Selasa (12/4/2022) mengatakan pembahasan draf raperda rencana tata ruang wilayah (RTRW) 2022- 2042 oleh pansus menyepakati untuk memasukkan pengelolaan persampahan di draf tersebut. Ia menyebut pengelolaan sampah sebelumnya tidak masuk dalam draf tersebut, namun DPRD memandang pengelolaan sampah perlu dimasukkan dalam RTRW. Alasannya adalah pengelolaan sampah jangan hanya tepusat di tempat pembuangan akhir (TPA) Mrican saja.

“Pansus menyepakati agar TPA tidak terpusat di satu titik saja” terangnya.

Sunarto menambahkan pansus merekomendasikan dengan segala resikonya agar minimal di setiap eks Pembantu Bupati (PB) ada satu TPA. Dengan begitu pengelolaan sampah bisa tersebar di beberapa tempat, dan tidak terpusat di TPA Mrican saja. Apalagi pertimbangan selama ini bahwa TPA Mrican perlu diperluas karena mendekati overload, dan belakang muncul protes dari warga petani.

Usulan lain yang masuk dalam Raperda RTRW adalah perlunya pembangunan kawasan wisata buatan di kabupaten Ponorogo. Menurutnya pembangunan kawasan wisata buatan ini penting dan menjadi syarat keharusan jika Pemkab Ponorogo ingin membangun monument reog di Kecamatan Sampung. Sesuai Perda no 1 tahun 2012 maka pembangunan wisata buatan perlu dimasukkan dalam draf Raperda RTRW.

“ Jika wisata buatan tidak dimasukkan draf Raperda RTRW, maka pembangunan mionumen reyog tidak bisa terlaksana “ tukasnya. (de)

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close