Dinamika AktualGalerryHighlight NewsKabar Kota Kita

Peristiwa Langka. Gempa Berpusat di Ponorogo,BPBD Akan Konsul Ke PVMBG Bandung

Dutanusantarafm-Sebagian masyarakat Ponorogo merasakan terjadinya gempa yang terjadi pada Selasa (1/6/2021) pukul 11.01 WIB. Karena getaran yang terjadi tidak begitu kuat,wargapun merasakanya sebagai hal yang biasa. Namun mendadak masyarakatpun terkejut, jika pusat gempat itu ternyata di wilayah kabupaten Ponorogo sendiri.

Aktivitas gempa terdeksi oleh BMKG Yogyakarta, maupun BMKG Nganjuk. BMKG melaporkan gempa terjadi di Ponorogo, Jawa Timur pada Selasa (1/6/2021) pukul 11.01 WIB. Kekuatan gempa di Ponorogo adalah 3,1, pusat gempa bumi di Jawa Timur itu ada di darat. Pusat gempa tepatnya 9 kilometer barat laut Ponorogo, Jawa Timur di kedalaman 10 kilometer.

Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ponorogo Setyo Budiono mengatakan barangkali baru pertama kali ini terjadi gempa dengan pusatnya ada di daratan kabupaten Ponorogo. Bisa jadi gempa yang terjadi pada hari Selasa siang itu termasuk peristiwa langka di Ponorogo sendiri. BPBD Ponorogo belum memiliki data terjadinya gempa yang berpusat di Ponorogo apakah pernah terjadi sebelumnya pada ratusan atau puluhan tahun yang lalu.
“kita belum tahu apakah sudah pernah terjadi seperti ini di kabupaten Ponorogo, yang jelas dalam catatan data gempa kita belum ada karena BPBD Ponorogo belum lama didirikan” ungkapnya.

Sebagai peristiwa yang tergolong langka, maka kejadian gempa darat itu akan dikonsultasikan ke Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Bandung dan BMKG Nganjuk. Budi menambahkan hal itu perlu dilakukan untuk mengetahui sebenarnya gempa yang terjadi di Ponorogo itu karena ada fenomena atau kejadian apa di pusat gempa.

Konsultasi juga sangat penting agar BPBD Ponorogo lebih mengetahui harus mengambil langkah-langkah apa setelah terjadinya gempa, apakah ada resiko yang membahayakan, termasuk kesiapan apa yang harus dilakukan mengantisipasi yang tidak diinginkan. Dengan konsultasi dan koordinasi tersebut minimal masyarakat akan tahu dengan apa yang sebenarnya terjadi kemaren.
“Konsultasi akan membuat kita paham soal macam-macam gempa, termasuk gempa yang berpusat di Ponorogo kemaren” pungkasnya. (de)

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close