Home / Dinamika Aktual / Kabar Kota Kita

Selasa, 2 Januari 2024 - 17:29 WIB

Pelaku Pembunuhan di Pulung Menyerahkan diri, Motifnya Sakit Hati

Dutanusantarafm- Sakit hati lalu balas dendam itulah yang membuat Ahmad Prasytio (23) asal Desa Pulung Kecamatan Pulung nekat membunuh Ahmad Suyoto (65), pada Senin (1/1) dini hari. Korban yang merupakan tetangganya sendiri dan masih saudara jauh itu sebelumnya dianggap sering menyakiti hati ibunya. Akibatnya ibu pelaku hingga jatuh sakit dan harus dirawat di rumah sakit.

“Karena perbuatan korban ibu saya akhirnya sakit dan harus opname. Selain itu korban juga mengancam keponakan saya. Itulah yang membuat saya sakit hati, tidak terima dan ingin balas dendam” ucap pelaku.

Setelah melakukan kekerasan hingga korban meninggal dunia, pelaku kemudian melarikan diri ke persawahan. Pelaku lalu menyerahkan diri ke polsek setempat pada siang harinya.

” Setelah keluar dari hutan saya ke rumah pakde. Atas sarannya saya lalu menyerahkan diri ke polisi” akunya.

Kapolres Ponorogo Akbp.Anton Prasetyo dalam keterangannya Selasa (2/1) mengatakan pelaku sebenarnya belum lama berada di rumahnya. Sebelumnya pernah bekerja di Malaysia, lalu pulang dan berangkat lagi ke Kalimantan.

” Dia baru tiba dari Kalimantan pada 28 Desember 2023. Namun sebelumnya pelaku sudah sering mendapat informasi terkait perbuatan korban terhadap keluarganya.” terang Kapolres.

Akbp. Anton mengungkapkan pelaku melakukan perbuatanya dalam keadaan setelah menenggak minuman keras. Pelaku sempat pesta miras pada malam tahun baru 2024 bersama teman-temannya di halaman rumah.

“Ketika pelaku masuk rumahnya, teringatlah dengan korban yang sering menyakiti hati ibunya itu” imbuh Anton.

Pelaku kemudian pergi ke rumah korban yang kemudian terjadilah penganiayaan terhadap korban hingga meninggal dunia. Sejumlah barang bukti yang dipakai pelaku untuk menganiaya korban seperti tongkat besi, balok, dan umpak aaat ini telah diamankan petugas.

Kapolres menambahkan korban dengan keluarga pelaku memang sudah punya masalah sejak lama terkait dengan batas sebidang lahan yang letaknya di dekat rumah mereka. Persoalan lama itulah yang menurut pengakuan pelaku yang akhirnya memicu sering terjadinya cekcok antara mereka.

Atas perbuatanya itu pelaku kini terancam hukuman pidana penjara hingga 15 tahun.

“Pelaku akan disangka dengan pasal 338, 351 (3) karena perbuatan penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia.” tukasnya. (de).

Berita ini 88 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Dinamika Aktual

Sewa Combine Tembus Rp. 700 Ribu , Petani Njleput Antara Biaya Panen dan Merosotnya Harga Gabah

Dinamika Aktual

340 Alfaexpress Tersebar di Jalur Mudik, Siap Penuhi Segala Kebutuhan Perjalanan

Dinamika Aktual

Sebuah Toko Kelontong di Tonatan Ludes Terbakar, Diduga Korsleting Listrik

Dinamika Aktual

Dua Bocah TK di Sukorejo Ditemukan Meninggal di Sungai

Dinamika Aktual

Ramadan Sampah Produksi Rumah Tangga di Ponorogo Naik 10 Persen

Dinamika Aktual

Penularan TBC pada Anak Harus Diwaspadai

Dinamika Aktual

Rumah Pedagang Sayur di Gontor Diobrak-abrik Pencuri, Saat Ditinggal Tarawih

Dinamika Aktual

Harga Ayam Potong Dari Peternak Saat Ini RP 21 Ribu /Kg