Dinamika AktualKabar Kota Kita

Pagu Tidak Terpenuhi, Klaim Pendaftaran Sudah Maksimal

Dutanusantarafm.com – Hingga batas pendaftaran terakhir, pada 05 Juli 2022 pagu 3.536 siswa dari delapan SMK Negeri di Kabupaten Ponorogo tidak terpenuhi. Dari jumlah tersebut, sekolah hanya membukukan sebanyak 3.034 peserta didik atau kurang 502 siswa.

Koordinator Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) SMA/SMK PKPLL Cabdin Wilayah Ponorogo, Eko Budi Santoso mengungkapkan banyak faktor yang menjadi penyebab tidak terpenuhinya pagu tersebut. Diantaranya, sebaran kompetensi atau program keahlian yang belum merata, hingga masih rendahnya animo masyarakat terhadap sekolah kejuruan.

“Sampai saat ini, target untuk provinsi juga tidak bisa terpenuhi. Jadi situasinya sama di semua kota kabupaten di Jawa Timur. Untuk SMA, kurang 30 persen dan 70 persen SMK,’’ ungkapnya, Senin (11/07/2022).

Tidak hanya itu, Eko menuturkan saat ini banyak calon peserta didik yang memilih untuk bersekolah di pondok pesantren. Itu terbukti dengan banyaknya pondok pesantren, yang menerima peserta didik lebih dari pagu madrasah. Sehingga, hal itu berdampak pada kurangnya calon peserta didik untuk sekolah umum.

Meski begitu, Eko mengklaim jika pihaknya sudah berupaya maksimal untuk memenuhi pagu tersebut. Mulai dari kelonggaran tahapan pendaftaran, hingga pilihan formasi yang diberikan. Termasuk, adanya sistim zonasi yang sebenarnya untuk mempermudah siswa dalam mengakses lembaga pendidikan yang diinginkan.

‘’Kami sudah maksimal dalam penyelenggaraan PPDB. Tapi kondisi lapangan memang seperti itu,’’ imbuhnya.

Terkait sebaran kompetensi yang belum merata, diakui Eko saat ini memang banyak peserta didik baru yang hanya memilih beberapa program keahlian (progli). Paling menonjol seperti untuk progli Teknik Kendaraan Ringan (TKR) di SMKN 1 Sawoo dengan total siswa 204. Kemudian, Teknik Otomotif di SMKN 1 Slahung ada 238 siswa, Teknik Komputer dan Jaringan SMKN 1 Badegan ada 170 siswa.

“Ada progli yang kurang peminatnya juga, seperti Teknik Konstruksi dan Perumahan, serta progli Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan di SMKN 1 Sawoo, masing-masing hanya 34 siswa,’’ tegasnya. (Umi Duta)

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close