Dinamika AktualHighlight NewsKabar Kota Kita

Niat Mau Mandi Di Sungai, Seorang Anak Tewas Tenggelam Di Sungai Galok Sukorejo

DUTANUSANTARAFM.COM : Kaderi  ( 42th) warga Dusun Dayang Desa Sukosari Kecamatan Babadan  shock, menagis dan meratapi nasib naas anak semata wayangnya yang ditemukan meninggal tenggelam disungai Galok Dusun Jatisari Desa Prajekan Kecamatan Sukorejo, Minggu ( 19/12/2021) . Perasaan shock trauma juga dialami ke 4 teman korban yang menyaksikan korban tenggelam yang meninggal dunia dalam kejadian kecelakaan air tersebut. Korban  laka air , Yusa ini adalah anak pasangan Kaderi dan Nurul . Sang Ibu yaitu Nurul saat ini berada di luar negeri bekerja sebagai pekerja migran.

Diketahui kejadian naas tersebut  bermula Minggu ( 19/12/2021) sekitar pukul 8.15 WIb , saat Yusa mendatangi rumah Ridho temannya satu kelas di SDN 3 Sukosari  untuk mengajaknya bersepeda keliling desa. Kemudian kedua anak tersebut mengajak  3 teman lainnya yaitu  Rizal, Mohammad Roihan   dan Muhammad ilham saputra  .

“Awalnya kita berencana keliling desa saja , namun yusa mengajak ke sini. Kemudian  kita turun kesungai ini. Kita berada  pinggir disini saat Yusa mencopot bajunya kemudian menyeberang sungai . Setelah menyeberang sungan Yusa melompat .  Saat di air dia sempat muncul seperti melambaikan tangannya , namun kita mengira becanda sampai  beberapa menit gak muncul lagi trus kita teriak –teriak minta tolong, “ungap Ridho (11th)

Ridho juga menceritakan sekitar 10 -15 menit dia mencari pertolongan  dengan mendatangan 4 orang pemancing yang berada 100 meter sebelah barat dari lokasi tenggelam. Dan setelah dilakukan pencarian baru ketemu di dasar sungai  pada kedalaman 2,5 meter .

Wahyu salah satu pemancing yang menolong mencari korban mengaku didatangi 2 anak yang meminta pertolongan kepadanya. Dua anak itu menyatakan bahwa temannya klelep . Kemudian dicari  kebarat dan ketimur  baru ditemukan disebuah kedung dengan kedalaman 2,5 meter dalam kedaan meninggal.

“ Anak –anak itu sudah berteriak minta tolong mungkin gak ada yang dengar dan mendatangi kita yang lagi mancing sekitar 100 meter dari situ .  Kita mencari kebat-ketimur dan baru  ketemu di kedung yang dalam itu,  “terang Wahyu.

Kapolsek Sukorejo Iptu . Sykron Mukarom  mengakui bahwa peristiwa tewasnya yusa ( 11t)  akibat tenggelam ini murni kecelakaan . Hasil pemeriksaan dari tim inafis polres Ponorogo tidka ditemukan tanda tanda kekekrasan atau benturan. Dan pihak keluarga sudah menerima tas musibah ini sehingga  korban akan langsung di bawa kerumah duka untuk di makamkan.

“Dengan kejadian ini , saya berharap dan meminta kepada semua orang tua yang mempunyai anak di bawah umur untuk di awasa dan di pantau kemana bermainnya . Sehingga kejadian seperti ini tidak terulang, “jelas Kapolsek.  (wid)

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close