Dinamika AktualKabar Kota Kita

Kelebihan Muatan, Puluhan Kilogram Barang Bawaan Jamaah Haji Ponorogo Disortir

Dutanusantarafm.com – Puluhan kilogram barang bawaan jamaah haji Kabupaten Ponorogo di sortir panitia setempat. Itu setelah koper mereka over kapasitas, kelebihan muatan dari batas maksimal 15 kilogram.

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Ponorogo Mohammad Nurul Huda mengatakan, sebelum diberangkatkan ke Asrama Haji Surabaya Senin pagi (6/06 2022) panitia sudah menyeleksi isi koper. Ternyata, setelah ditimbang banyak yang kelebihan kapasitas.

“Rata-rata bahan makanan. Untung ketahuaannya masih disini. Jadi barang bisa dibawa pulang,” terangnya.

Isi koper yang disortir, atau yang dikembalikan kepada masing-masing pemilik seperti mi instan, sambal, gula, kopi, suplemen serta makanan ringan lainnya.

Padahal, menurut Huda banyak makanan yang sudah disediakan panitia baik di asrama haji maupun di Arab Saudi.

“Barang-barang itu, semua ada di tempat tujuan. Mungkin khawatir, tidak menjumpai disana,” imbuhnya.

Tahun ini, lanjut pria yang pernah menjabat sebagai Kabid Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur itu mengatakan batas jumlah barang bawaan masing-masing jamaah turun 20 kilogram dibanding dua tahun lalu. Jika dulu 35 kilogram, sekarang hanya 15 kilogram.

“Tapi saat pulang ke tanah air nanti, jamaah bisa membawa barang bawaan hingga 30 kilogram, ” terangnya.

Selain mengembalikan kelebihan barang itu, panitia juga mengecek barang-barang yang “haram” dibawa. Seperti obat kuat, senjata tajam, buku nikah, benda cair serta benda yang mudah meledak.

Huda menuturkan, sebanyak 194 koper jamaah itu harus tiba sampai enam jam sebelum kedatangan jamaah di Asrama Haji Surabaya. Karena itu, koper-koper yang diangkut dua truk itu sudah berangkat terlebih dahulu. Tepatnya pukul 11.30 WIB.

“Jadi saat jamaah datang, mereka sudah tinggal ambil koper masing-masing,” tegasnya. (Umi Duta)

Dutanusantarafm.com – Puluhan kilogram barang bawaan jamaah haji Kabupaten Ponorogo di sortir panitia setempat. Itu setelah koper mereka over kapasitas, kelebihan muatan dari batas maksimal 15 kilogram.

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Ponorogo Mohammad Nurul Huda mengatakan, sebelum diberangkatkan ke Asrama Haji Surabaya Senin pagi (6/06 2022) panitia sudah menyeleksi isi koper. Ternyata, setelah ditimbang banyak yang kelebihan kapasitas.

“Rata-rata bahan makanan. Untung ketahuaannya masih disini. Jadi barang bisa dibawa pulang,” terangnya.

Isi koper yang disortir, atau yang dikembalikan kepada masing-masing pemilik seperti mi instan, sambal, gula, kopi, suplemen serta makanan ringan lainnya.

Padahal, menurut Huda banyak makanan yang sudah disediakan panitia baik di asrama haji maupun di Arab Saudi.

“Barang-barang itu, semua ada di tempat tujuan. Mungkin khawatir, tidak menjumpai disana,” imbuhnya.

Tahun ini, lanjut pria yang pernah menjabat sebagai Kabid Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur itu mengatakan batas jumlah barang bawaan masing-masing jamaah turun 20 kilogram dibanding dua tahun lalu. Jika dulu 35 kilogram, sekarang hanya 15 kilogram.

“Tapi saat pulang ke tanah air nanti, jamaah bisa membawa barang bawaan hingga 30 kilogram, ” terangnya.

Selain mengembalikan kelebihan barang itu, panitia juga mengecek barang-barang yang “haram” dibawa. Seperti obat kuat, senjata tajam, buku nikah, benda cair serta benda yang mudah meledak.

Huda menuturkan, sebanyak 194 koper jamaah itu harus tiba sampai enam jam sebelum kedatangan jamaah di Asrama Haji Surabaya. Karena itu, koper-koper yang diangkut dua truk itu sudah berangkat terlebih dahulu. Tepatnya pukul 11.30 WIB.

“Jadi saat jamaah datang, mereka sudah tinggal ambil koper masing-masing,” tegasnya. (Umi Duta)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close