Dinamika AktualGalerryHighlight NewsKabar Kota Kita

Kasus covid naik setiap libur panjang. Bupati Sugiri minta warga yakinkan yang diperantauan tidak mudik

Dutanusantarafm-Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko meminta warga Ponorogo mendukung keputusan Pemerintah yang melarang mudik lebaran Idul Fitri 1442 H mulai tanggal 6 sampai 17 Mei 2021 sebagai upaya pengendalian penyebaran Covid-19. Sugiri mengingatkan bahwa kasus penyebaran covid 19 selalu meningkat setelah adanya libur panjang, seperti yang terjadi pada tahun 2020.

Pemerintah melarang mudik sesuai Surat Edaran Nomor 13 Tahun 2021 dari Satgas Penanganan Covid-19 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah. Keputusan itu harus dilaksanakan dengan baik oleh pemerintah disemua tingkatan termasuk dukungan semua lapisan masyarakat dan pihak terkait lain.

Bupati Sugiri menyampaikan bahwa sesuai data tahun 2020 pada empat kali libur panjang terjadi kenaikan kasus covid 19 dan pasien meninggal dunia. Ia menyebut pada saat libur lebaran Idul fitri kasus nasional terjadi kenaikan harian hingga 93 persen dan kematian mingguan 66 persen. Kenaikan kasus juga terjadi pada libur panjang bulan Agustus, Oktober dan pada desember atau saat libur pergantian tahun. Karenanya agar pengalaman itu tidak terulang lagi maka pemerintah meminta agar tidak mudik lebaran Idul Fitri.

“Pengalaman tahun 2020 seperti itu,maka sebaiknya yang diperantauan tidak usah mudik” imbuhnya.

Untuk mendukung program larangan mudik maka Bupati juga meminta satgas covid bersama para tokoh agama,tokoh masyarakat, tokoh pemuda untuk ikut mensosialisasikan keputusan pemerintah tersebut. Selain itu orang nomer satu di Ponorogo ini juga meminta warga masyarakat untuk menyarankan anggota keluarganya yang ada di perantauan agar tidak mudik dulu.

“Tolong yang ada diperantauan diberi pengertian agar tidak mudik dulu saat lebaran nanti. Agar kasus covid 19 tidak semakin bertambah lagi”pungkasnya . (de)

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close