Dinamika AktualHighlight NewsKabar Kota Kita

IPM Kabupaten Ponorogo Tahun 2021 Tumbuh 0,35 Persen

Dutanusantarafm- Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Ponorogo pada tahun 2021 terus mengalami kemajuan disaat pandemi covid 19 masih berlangsung. Bukti adanya kemajuan itu adalah, IPM Kabupaten Ponorogo tahun 2021 tumbuh 0,35 persen atau meningkat 0,25 poin dibandingkan capaian tahun 2020.

Mengacu Berita Resmi Statistik yang dikeluarkan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Ponorogo per 6 Desember 2021, pada tahun 2020 IPM Kabupaten Ponorogo mencapai 70,81 dan selanjutnya pada tahun 2021 mencapai 71,06, atau tumbuh 0,35 persen.

“Peningkatan pertumbuhan IPM tahun 2021 dipengaruhi oleh meningkatnya seluruh
indikator pembentuknya, baik indeks kesehatan, indeks pendidikan, maupun indeks pengeluaran per kapita per tahun yang disesuaikan” Terang Kepala BPS Kabupaten Ponorogo Siswi Harini kepada dutanusantarafm.

Ia mengatakan peningkatan IPM tersebut menjawab kekhawatiran pandemi covid 19 akan menurunkan IPM di Kabupaten Ponorogo karena sektor ekonomi yang ikut terdampak. Sebagai gambaran meningkatnya IPM di kabupaten Ponorogo antara lain dari sisi kesehatan, bayi yang lahir pada tahun 2021 memiliki harapan untuk dapat hidup hingga usia 72,85 tahun. Harapan untuk hidup di tahun 2021 lebih lama 0,08 tahun dibandingkan dengan mereka yang lahir pada tahun sebelumnya.

Siswi menjelaskan indikator pendidikan untuk komponen Harapan Laman Sekolah (HLS) tahun 2021 tercatat sebesar 13,74, atau lebih tinggi 0,07 persen dibanding sebelumnya yaitu 13,73. Sedangkan komponen pendidikan lainnya yaitu Rata-rata Lama Sekolah (RLS 25thn+) tahun 2021 mencapai 7,55, atau meningkat 0,13 persen dibanding tahun
lalu.

“Harapan lama sekolah tahun ini lebih tinggi dari tahun sebelumnya” imbuhnya.

Pada bagian lain pandemi covid 19 yang sudah berlangsung hampir dua tahun ini ternyata Indikator Pengeluaran per Kapita yang disesuaikan pada tahun 2021 mencapai Rp 9.851.000 atau meningkat 1,87 persen dibanding tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp 9.670.000. Pengeluaran perkapita yang mengalami kenaikan tahun ini tidak lepas karena pendapatan selama masa pandemi yang ikut mengalami penyesuaian.

Data IPM yang baru saja dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Ponorogo bisa dimanfaatkan oleh Pemerintah Daerah sebagai bahan menyusun kebijakan. Salah satu kunci keberhasilan pembangunan adalah dari indikator pendidikan, kesehatan dan ekonomi. (de/san).

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close