Dinamika AktualHighlight News

Dispertahankan Ajak Petani Ikuti Instruksi Bupati Tanam Refugia Pulihkan Ekonomi

DUTANUSANTARAFM.COM :   Kepala Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Ponorogo Andi Susetyo Rabu (24/11/2021)  mengajak para petani  untuk ikut serta  menanam bunga seperti instruksi Bupati  Ponorogo  Sugiri Sancono.  Karena instruksi  Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko  No. 560/55/405.30.16.01/2021 tentang penanaman Bunga Daisy di tepi jalan  itu secara   tidak langsung akan berpengaruh bagus bagi sektor pertanian.  Penanaman bunga  sebagai pengendalai hama di bidang pertanian memang ada yang dinamai dengan refugia. Refugia ini  bagi tanaman terutama padi  sangat efektif dan sudah teruji . Sehingga Andi Susetyo meminta petani ikut terlibat aktif menanam bunga-bungaan yang beraneka warna dan beraneka jenis di jalan –jalan tepi sawah dan juga pematang. Instruksi ini , bagi Dinas Pertanian adalah upaya untuk  operasi plastik maidset petani  agar berubah ke pertanian  yang ramah lingkungan. Dimasa pandemi covid-19 ini , perlu inovasi dan terobosan untuk meninggkatkan produktivitas pertanian dan mengefisienkan biaya tanam.

“Refugia atau bunga-bungan ini sudah teruji mampu sebagai antisipasi pengendalian hama secara alami. Di beberapa kabupaten  di Indonesia sudah mulai dikembangkan . Karena refugia itu akan menjadi rumah bagi predator sekaligus  tempat mencari sumber  makanan yaitu hama , “kata Andi Susetyo.

Menurut Andi Susetyo penanaman bunga  yang disebut refuge ini adalah salah satu  upaya perubahan maindset petani untuk pemulihan ekonomi. Reformasi sektor pertanian yang digagas dan mulai dilaksanakan oleh Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko salah satunya  menanam refugia ini walaupun tidak  tertulis dalam intruksi itu secara langsung. Sehingga ketika keseimbangan antara hama dan musuh alami terjaga secara otomatis  menguntungkan petani karena tidak akan terjadi ledakan hama .  Akhirnya membuat petani menghemat biaya pembelian pestisida. Perubahan midset ini akan menghasilkan dampak yang luar biasa ditengah pandemi  covid-19 yang mengakibatkan kelesuan harga produksi pertanian.  Dengan inovasi dan terobosan seperti refugia ini minimla dampak pandemi covid-19 tidak terlalu berat.  Biaya-biaya yang biasannya dikeluarkan oleh petani untuk membeli pestisida cukup besar sekarang bisa berkurang sangat jauh bahkan memungkinkan tidka mengeluarkan biaya untuk pengendalian hama.

“ Intruksi ini bisa juga dimaknai sebagai  reformasi maindset petani yang selam ini masih  mencari cara parkatis dalam pengendalian hama menggunakan pestisida  maka muali sekarang harus kita rubah.  Salah satunya dengan menanam bunga-bungan ini. Untuk petani, banyak hal yang bisa dipetik dari intruksi menanam bunga ini,.Pertama, hama terkendali, kedua  hemat biaya pestisida dan ketiga indah. Jika indah akan membuat bahagia petani sehingga imunitas tubuh semakin kuat apalagi jika serangan hama tidak ada, biaya tidak banyak dan hasil panennya bagus  ini menjadi upaya kita dalam pemulihan ekonomi petani, “terang Andi Susetyo. (wid)

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close