Dinamika AktualGalerryHighlight NewsKabar Kota Kita

Berjuang Dengan Caranya Sendiri Dimasa Pandemi. Lima Pendonor Ini Dapat Penghargaan Dari Kang Giri

Dutanusantarafm- Adalah Sukadi asal Balerejo madiun, Riza Kusprianto asal Desa / Kec Babadan, Tunggal asal Desa Bungu Bungkal, Huda Mustofa asal Desa Ngunut Babadan, dan Arif Subhani warga Banyudono Ponorogo masing-masing sedikitnya telah 75 kali mendonorkan darahnya.
Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko sangat mengapresiasi rasa kemanusiaan yang telah dilakukan kelima orang pendonor tersebut.

Salah satu bentuk terima kasih, Kang Giri menyerahkan Piagam dan menyematkan Lencana Penghargaan kepada kelima Pendonor Darah Sukarela yang telah mendonorkan darahnya sebanyak 75 kali di Rumah Dinas Bupati.

Menurut Kang Giri tidak banyak orang yang selama bertahun-tahun rutin dengan sukarela menyumbangkan darahnya untuk kemanusian. Apalagi dimasa pandemi covid 19 butuh keberanian lebih untuk berdonor darah. Yang baru divaksin juga harus menunggu sampai tiba saat yang tepat.

“kita berterimakasih atas pengorbanan dan perjuangannya selama ini.Kalau donornya 3 bulan sekali, jika kita tarik mundur menjadi rutinitas yang luar biasa dan jarang mampu dilakukan,” tutur Kang Giri.

Pada kesempatan tersebut Kang Giri mengajak semua pihak tidak lelah mengkampanyekan pentingnya donor darah agar masyarakat tergerak menyumbangkan setetes darahnya untuk menyelamatkan nyawa orang lain. Hal ini juga untuk memastikan stok darah di UDD (Unit Donor Darah) Ponorogo tersedia jika sewaktu-waktu dibutuhkan.

Ia bersama wabub Lisdyarita siap meneladani apa yang selama ini telah dilakukan para pendonor tersebuti. Masa pandemi tidak boleh menyurutkan semangat berdonor darah.

” mari kita dengungkan dan kita lakukan bersama-sama donor barah untuk sesama” pungkasnya.

Sementara itu bagian pelayan UDD PMI Sunarmi mengatakan para relawan ini berjuang untuk kemanusiaan dengan caranya sendiri dengan menjadi pendonor. “Mereka sudah belasan bahkan puluhan tahun berjuang tanpa pamrih ” ungkapnya.

Masa pandemi covid 19pun tidak menyurutkan niat dan tekat menyumbangkan darahnya. Tentu karena keikhlasan dan kepedulian maka hal itu menjadi biasa.

“kita sangat berterima kasih, sudah banyak membantu sesama.Semoga perjuangan mereka memotivasi yang lain untuk menjadi pendonor”pungkasnya (de).

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close