Dinamika AktualHighlight NewsKabar Kota Kita
Trending

Akibat PMK, Perbankan Longgarkan Beban Peternak Dengan Restrukturisasi Utang

DUTANUSANTARAFM.COM:  Ponorogo  sebagai wilayah tertular penyakit mulut dan kuku pada sapi dengan jumlah korban  sapi sakit 402 ekor  membuat  Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan  (Dispertahankan) Kabupaten Ponorogo  mencari terobosan untuk membantu peternak . yaitu,  mengundang 3 perbankan yang selama ini memberikan program kredit kepada peternak sapi perah. Ke 3 bank tersebut adalah  BNI, BRI dan Bank Jatim.  Dispertahan  Ponorogo meminta program restrukturisasi  utang  dengan  memberikan keringanan untuk membayar cicilan hutang. Hal ini dilakukan karena  banyak sapi perah yang kena PMK tidak bisa memproduksi susu kalaupun bisa produksinya turun drastis.

Masun, Kepala Dinas Pertanian Ketahanan Pangan  dan Perikanan Kabupaten Ponorogo  menyampaikan , selain melakukan 3 penting yaitu tindakan kuratif seperti  rehabilitasi,  pengobatan dan pemberian vitamin. Kemudian , tindakan preventif  yaitu melakukan isolasi, penyekatan, penyemprotan disinfektan. Dan tindakan ke 3 yaitu  melakukan tindakan  promotif , seperti vaksinasi. Secara ekonomi  juga membantu meringankan beban kredit mereka di perbankan.

“Rata-rata peternak sapi perah punya pinjaman di bank maka kemarin kita datangkan pimpinan 3 bank yaitu BRI, bank Jatim dan BNI.  Kita minte perbankan membantu peternak dengan melakukan  restruturisasi pinjamam . Berdasakan SK Gubernur tentang  penetapan bencana pmk restrukturisasi bisa dilaksanakan . Pihak erbanka siap dengan syarat  peternak  membuat pengajuan kemudian nanti di dilakukan  verifikasi lapangan bersama Dinas pertanian,”jelas Masun . (wid)

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close