Dinamika AktualHighlight NewsKabar Kota Kita

Akhir Pekan Puskesmas Tetap Buka Fasilitasi Tes Antigen Bagi CASN dan P3K

DUTANUSANTARAFM.COM :  Puskesmas Rawat Inap Di kabupaten Ponorogo  pada Minggu ( 10/10/2021 ) dipastikan tetap buka untuk memberikan pelayanan tes antigen covid-19  bagi peserta seleksi kompetensi calon ASN dan P3K non guru Kabupaten Ponorogo .  Hal ini dalam rangka memberikan pelayanan dan fasilitasi bagi  peserta tes seleksi kompetensi CASN dan P3K yang akan mengikuti jadwal tes pada  Senin ( 12/10/2021) di GOR Singodimedjo.  Hal ini disampaikan  Kepala BKPSDM  Ponorogo Winarko  Arif  saat memantau jalanannya tes seleksi kompetensi CASN dan P3K  Winarko Arif juga memastikan  protokol kesehatan  seperti penyediaan tempat  cuci tangan, cek suhu tubuh, penyediaan handsanitizer  , tempat duduk berjarak hingga penyediaan ruang khusus untuk isolasi di fungsikan  sesuai dengan petunjuk satgas pusat.

“ Untuk pelaksanaan sesi pertama ini  berjalan dengan baik dan lancar. Protokol kesehatan dilaksanakan sesuai dengan petunjuk  satgas pusat. Dimana, masing -masing peserta melakukan rapid antigen , memakai masker , begitu pula dengan  suhu. Jika suhu  terdeteksi diatas  37,3 derajat kita tempatkan diruang isolasi. “kata  Winarko Arif.

Kepala  BKPSDM Ponorogo Winarko Arif juga menyampaikan terkait kapasitas ruangan juga di batasi.  Dari penyediaan  tempat duduk sebanyak 165 00 oleh panitia hanya di pakai 150  tempat duduk sedangkan yang 15 adalah bangku cadangan  termasuk di dalamnya 2 ruang isolasi.

“ Protokol kesehatan sudah dilaksanakan  bahkan juga disediakan 2 ruang khusus untuk isolasi jika ada peserta tes yang suhunnya di atas normal kita tempatkan diruang isolasi . Namun sampai saat ini belum ada , semua peserta dalam keadaan sehat, “kata  Winarko Arif.

Di informasikan dalam pelaksanaan tes kompetensi calon ASN dan P3 K non guru untuk kabupaten Ponorogo ini dilaksanakan selama 9 hari  dengan total peserta  sebanyak 3.655 . Berbeda dengan  tahun lalu jumlah soal pada pelaksanaan tes kali ini jumlahnya  100 soal namun sekarang 110 soal dengan masing – masing peserta berbeda –beda. Ini dilakukan oleh pemerintah untuk menghindari percaloan dan juga rekayasa dari siapapun dan dari pihak manapun sehingga tes sangat terjaga dari upaya permainan pihak –pihak yang tidak bertanggungjawab. (wid)

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close