Dinamika AktualGalerryHighlight NewsKabar Kota Kita

Ujian Seleksi PPPK Guru Kabupaten Ponorogo Dengan Prokes Ketat

Dutanusantarafm-Sebanyak 2.259 peserta akan mengikuti Ujian Seleksi Kompetensi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Guru Kabupaten Ponorogo tahap 1, mulai hari ini, Senin (13/9/2021). Ujian seleksi dengan sistem komputer dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan ketat, untuk mencegah penyebaran virus covid 19.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Kabupaten Ponorogo-Magetan Nurhadi Hanuri menyampaikan ujian seleksi akan dilaksanakan selama empat hari. Ujian hari pertama dijadwalkan diikuti sebanyak 568 peserta, hari kedua 568 peserta,hari ketiga 568 peserta dan hari terakhir sebanyak 555 orang peserta. Nurhadi mengatakan untuk mencegah terjadinya kerumunan maka ujian diselenggarakan di tiga sekolahan yaitu SMAN 1 Ponorogo, SMAN Babadan dan SMKN Jenangan.

Nurhadi menambahkan untuk mendukung kelancaran pelaksanaan selama ujian di masa pandemi covid 19 ini, dinas pendidikan telah berkoordinasi dengan satgas covid 19,Dinas Kesehatan,BPBD,Kepolisian,Kodim,PLN,dan instansi terkait lainnya. Dengan begitu maka setiap tahapan mulai persiapan sampai selesainya pelaksanaan ujian seleksi tidak melanggar protokol kesehatan.

“Koordinasi untuk memastikan bahwa penyelenggaraan sudah sesuai dengan protokol kesehatan” terangnya.

Sementara itu pelaksanaan ujian seleksi yang diselenggarakan di SMAN Babadan pada hari pertama Senin (13/09/2021),diikuti oleh 200 orang peserta yang dibagi dalam dua shift. Sebelum peserta mengikuti ujian maka petugas memeriksa persyaratan protokol kesehatan yang sudah ditentukan seperti sudah vaksin minimal dosis pertama,menjalani tes pcr antigen dengan hasil negative. Selain itu peserta yang mengenakan masker kain yang tidak sesuai standar akan diberikan masker yang baru.

Ketua penyelenggara ujian seleksi di SMAN Babadan Dwi Atmoko mengatakan peserta yang belum tes pcr antigen diberikan kesempatan untuk melakukan tes pada pagi hari secara gratis di sekolah sebelum mengikuti seleksi. Panitia telah menyiapkan tempat khusus bagi para peserta yang akan mengikuti ujian ini. Ada sepuluh ruang untuk transit yang disiapkan untuk peserta ujian terdiri dari lima ruang untuk shift pertama dan lima ruang untuk shift kedua. Kemudian untuk tempat tes menggunakan lima ruang di laboratorium komputer. Semua ruang tersebut sebelum dipakai dan setelahnya disemprot disinfektan terlebih dahulu agar steril.

“semua ruangan kita sterilkan dulu sebelum dipakai demikian juga setelahnya” ungkap Dwi.

Dwi menambahkan pelaksanaan seleksi dengan menerapkan protokol kesehatan ketat bersama satgas covid 19 kecamatan Babadan,karena itu bagi yang tes pcr positive maka tidak diperkenankan mengikuti ujian. Mereka disarankan untuk mengkuti ujian susulan yang dijadwalkan dilaksanakan pada tanggal 18 September 2021.

“ada dua peserta yang tidak bisa ikut ujian hari pertama ini karena hasil pcr antigen positive,mereka bisa mengajukan ujian susulan bila memungkinkan”pungkasnya. (de)

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close