GalerryHighlight NewsKabar Kota Kita

Prioritas Pertama Pemberian Vaksin Covid-19 Di Ponorogo, Untuk Lebih Dari 7.300 Warga


Dutanuantarafm-Kepala Dinas Kesehatan Ponorogo Rahayu Kusdarini mengatakan prioritas pertama yang akan mendapatkan vaksin covid-19 adalah mereka yang dalam menjalankan tugasnya bersentuhan langsung dengan masyarakat. Antara lain , tenaga kesehatan ,polri,tni,petugas pln, pdam,petugas terminal, satpol pp dan damkar.

Ia menjelaskan tenaga kesehatan yang akan mendapatkan vaksin covid19 sebanyak 5.558 orang, Polri sebanyak 638 orang, TNI sebanyak 680 orang,petugas PLN sebanyak 286 orang, pegawai terminal sebanyak 50 orang, satpol pp dan damkar sebanyak 121 orang.
“Jika ditotal jumlahnya lebih dari 7,300 orang:sebutnya.

Pemerintah Kabupaten Ponorogo merinci kategori warga yang diprioritaskan untuk menerima vaksin Covid-19 sesuai dengan permintaan dari pemerintah pusat. Vaksin bantuan dari pusat untuk prioritas tahap satu ini diberikan secara gratis. Namun untuk tahap dua dan selanjutnya apakah juga masih digratiskan , sampai saat ini belum ada kabar.


Meski pemberian vaksin covid-19 untuk program prioritas tersebut digratiskan oleh pemerintah pusat, pemkab tetap harus mengalokasikan anggaran penunjang. Anggaran penunjang ini antara lain dipergunakan untuk pembelian APD yang akan dipakai untuk vaksinasi. Rahayu menambahkan tidak ada anggaran khusus untuk vaksinasi covid-19 tersebut, anggaran penunjang itu bagian dalam program lain dalam penanganan covid 19 Kabupaten Ponorogo. Adapun usulan anggaran covid-19 tahun 2021 secara keseluruhan adalah sebesar 7 Milyar rupiah.


Rahayu menambahkan kapan vaksin itu akan datang dan kapan dilaksanakan masih menunggu informasi dari pusat. Rencananya disetiap program warga sasaran akan divaksin sebanyak 2 kali. “ Untuk diingat, vaksin yang diproduksi ini adalah untuk umur 18 – 59 tahun”. Pungkasnya. (de)

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close