GalerryHighlight NewsKabar Kota Kita

Pengelolaan Panti Asuhan Jadi Perhatian Khusus Dinas Sosial Ponorogo

Dutanusantarafm-Dengan semakin banyaknya jumlah panti asuhan dan panti jompo atau dhuafa dari tahun ke tahun di Kabupaten Ponorogo, perhatian yang diberikan pemerintah daerah diharapkan juga semakin meningkat. Seiring bertambahnya jumlah panti asuhan maka jumlah anak asuh termasuk lansia atau orang jompo yang ditangani juga semakin bertambah.

Dinas Sosial dan P3A Kabupaten Ponorogopun terus menambah jumlah bantuan untuk opersional makanan untuk panti-panti di Ponorogo tersebut.

Kepala Dinas Sosial dan P3 A Ponorogo Supriyadi mengatakan jumlah panti asuhan untuk anak yatim/ piatu dan panti jompo/lansia di Ponorogo yang mendapatkan bantuan operasional makan saat ini ada 46 panti. Dengan rincian 44 panti untuk anak yatim/piatu dan ada 2 panti dhuafa lansia. Pada tahun 2021 nanti akan ada tambahan 5 panti asuhan yang akan mendapatkan bantuan operasional makanan, sehingga total ada 51 panti.

Ia menambahkan semua panti di Ponorogo mendapatkan bantuan operasional makanan, namun nilainya berbeda sesuai dengan jumlah anak atau orang tua asuh yang ada di panti tersebut. Dengan semakin banyaknya panti dan para penghuninya dari tahun ketahun maka Dinas Sosialpun selalu menambah anggaran operasional bantuan makan. Dinas Sosial tahun 2021 rencananya akan menambah anggaran untuk operasional makan hampir 4 milyar rupiah dari tahun 2020 atau totalnya menjadi 9,7 Milyar rupiah. “Tambahan anggaran operasional makan itu diharapkan bisa memenuhi untuk kebutuhan selama satu tahun ” ungkapnya.

Selain menyesuaikan dengan jumlah panti dan penghuninya yang jumlahnya lebih dari 3.100 orang, tambahan anggaran itu diharapkan juga bisa meningkatkan standart makanan memenuhi gizi sesuai yang diharapkan. Hal itu untuk mendukung perkembangan anak yang lebih baik,karena masa depan mereka masih panjang.

Urusan makanan adalah urusan yang vital, sehingga ketika kebutuhan sudah terpenuhi jika ada tambahan dari dari para donatur bisa dialihkan untuk kebutuhan lain, seperti memenuhi kebutuhan untuk pendidikan atau penambahan sarana dan prasarana lain. “Dengan begitu pola pengasuhan akan lebih baik lagi”pungkasnya. (de)

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close