Dinamika AktualGalerryHighlight NewsKabar Kota Kita

Pencanangan Vaksinasi Covid Di Ponorogo, Wakapolres Pertama Divaksin

Dutanusantarafm – Vaksinasi Covid 19 di Kabupaten Ponorogo resmi dimulai. Pada saat pencanangan vaksinasi covid 19 dilakukan, Wakapolres Ponorogo Kompol Meiridiani adalah orang pertama di Ponorogo mendapatkan vaksinasi.

Kompol Meiridiani bersama 13 orang lainnya mengikuti peresmian program vaksinasi covid 19 di Pendopo Agung Kabupaten Ponorogo, pada Rabu (21/01.2021). 14 Orang yang pertama mendapatkan vaksin pada peresmian tersebut adalah 10 tokoh masyarakat, dan 4 perwakilan tenaga medis. Pada awalnya Wakapolsek bukan orang yang mendapat urutan pertama, melainkan kesempatan pertama adalah untuk Sekretaris kabupaten Ponorogo Agus Pramono. Agus batal divaksin karena setelah dicek tensinya tinggi, sehinggga urung dilakukan. Wakapolres akhirnya menjadi orang yang pertama divaksin pada peresmian tersebut yang ikut dihadiri Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni.

Kompol Meiridiani usai divaksin sinovac mengaku melakukan beberpa persiapan pada hari sebelumnya. Misalnya melakukan swab secara mandiri dan hasilnya negative. ” saya kemaren melakukan test swab mandiri hasilnya negative, dan sekarang ikut divaksin,” ucapnya.

Wakapolres mengaku tidak khawatir dan tidak meragukan program vaksinasi covid 19 ini. Iapun mendukung upaya pemerintah yang segera menggalakkan vaksinasi untuk meningaktkan imun warga masyarakat agar mampu mencegah covid 19. ” Ini merupakan ikhtiar kita, sebagai salah satu jalan terbaik untuk tidak tertular virus covid 19,” terangnya.

Kompol Meiridianipun meyakini apa yang dilakukan oleh negara untuk masyarakatnya dalam program vaksinasi ini adalah yang terbaik. Sudah cukup banyak penelitian juga bahwa vaksinasi merupakan satu-satunya cara untuk menanggulangi dan menimalisir covid 19. Ia berharap seluruh warga Ponorogo yang menjadi sasaran vaksin bisa dijangkau. ” Masyarakat yang mendapatkan vaksinasi covid 19 nantinya anti body akan terbentuk, sehingga imunitas bisa melawan virus,” tambahnya.

Sementara itu Bupati Ipong Muchlissoni tidak termasuk 14 orang yang mendapatkan vaksinasi sinovac dalam pencanangan vaksinasi Covid-19 di Pendopo Agung Kabupaten Ponorogo, Rabu (27/1/2021). Lalu mengapa Bupati tidak ikut divaksin?? Karena ternyata orang yang pernah positif Covid-19 sepertinya tidak masuk kriteria dalam vaksinasi.

Ternyata selain Bupati Ipong, Ketua DPRD Sunarto, Dandim, Kapolres juga tidak ikut divaksin sinovac. Alasannya seperti yang disampaikan oleh Bupati Ipong , para pejabat daerah tersebut ternyata sudah pernah terpapar Covid-19 juga.

“Perlu diketahui mengapa seperti saya tidak masuk, karena vaksin sinovac produk Tiongkok ini mensyaratkan yang boleh divaksin adalah orang yang belum terkena Covid-19. Saya, Dandim, Kapolres dan Ketua DPRD, pernah kena Korona, makanya tidak boleh,” terangnya.

Ipong menambahkan vaksin sinovac juga tidak boleh disuntikkan kepada orang yang mempunyai penyakit bawaan seperti hipertensi, jantung, diabetes termasuk kepada ibu menyusui dan ibu hamil. Vaksin Sinovac juga tidak boleh diberikan kepada orang usia di atas 60 tahun yang kondisi fisik dan kesehatannya rentan.

Adapun 14 orang yang dijadwalkan divaksin saat peresmian di pendopo antara lain, Sekkab, wakapolres, kajari, kemenag, hakim PN, Pasip Kodim, perwakilan NU, perwakilan Muhammadiyah, kepala Satpol PP, kepala pelaksana BPBD. ketua IDI, IDGI, IBI, Ketua Perawat Kabupaten Ponorogo. (de)

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close