GalerryHighlight NewsKabar Kota Kita

Ngopi Budaya, Ipong Apresiasi Generasi Muda Ponorogo Dalam Melestarikan Seni Reyog

dutanusantarafm-Calon Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni mengapresiasi kepedulian, komitmen, termasuk keseriusan generasi muda di Ponorogo dalam ikut melestarikan dan mengembangkan kesenian reyog Ponorogo. Apresiasi itu disampaikan calon bupati no urut 2 pada acara Talkshow dan konser virtual ngopi budaya bareng pemuda pada Sabtu (07/10/2020) malam. Acara yang dipandu tata itu menghadirkan bintang tamu para pelaku seni yang tidak asing lagi di Ponorogo seperti Maharani, eva, mala, yang ketiganya adalah jathil milenial, serta dua bujangganong terkenal di Ponorogo kentung, pongge.

Pada acara yang disiarkan secara live di youtube ini juga mempersembahkan hiburan dangdut dengan bintang tamu Ratna Antika.

Ipong menyampaikan terima kasih kepada para milenial di Ponorogo yang tidak mengenal lelah dalam memajukan dan melestarikan kesenian reyog Ponorogo. Dalam obrolan santai ini para jathil dan bujangganong yang sudah memiiliki pengikuti di medsos puluhan bahkan ratusan ribu ini menyampaikan usul, dan harapan kepada Ipong Muchlissoni. Eva misalnya berharap agar dimasa pandemi ini lebih sering diadakan latihan menari secara virtual. Lalu kenthung mengusulkan agar dilakukan monitoring terhadap kesenian reyog yang ada diluar ponorogo, untuk mengetahui apakah pakem dalam tari tetap dijaga atau tidak.

Perlu diketahui karena para pemain reyog milenial tersebut memiliki banyak pengikut, subscribe seperti di IG, youtube mereka sering diindors untuk produk tertentu. Tak pelak penghasilanya juga meningkat tajam. Itu karena para milenial ini bisa memanfaatkan kemajuan teknologi internet, medsos, yang memberikan keuntungan ganda. Menjawab pertanyaan dan harapan para milenial Ipong berjanji akan terus meningkatkan perhatian dan keseriusan dalam pengembangan seni reyog. Misalnya monitoring reyog oleh yayasan reyog akan terus ditingkatkan, membangun musem reyog program lima tahun berikutnya jika kembali terpilih sebagai bupati akan dilanjutkan.

Ipong juga memotivasi kepada para generasi. muda di Ponorogo untuk tidak mudah putus ada dalam melestarikan seni reyog. Misalnya jangan mengeluh bila masa awal masih jadi sambatan pada waktu tampil, alias kadang tidak dibayar. Tetapi yakinlah bahwa dengan komitmen melestarikan reyog maka jiwa profesional akan diikuti dengan perolehan rejeki. “rejeki itu akan datang mengikuti jika kita profesional, namun jangan lupa komitmen awal melestarikan reyog” terangnya.


Mengakhiri sesi dialog Ipong menyampaikan komitmenya untuk terus memajukan reyog Ponorogo dan perhatian terhadap pelaku seni akan terus ditingkatkan. Calon bupati petahana ini juga optimis bahwa pemuda di Ponorogo bisa membuktikan perannya dalam mengembangkan pariwisata di Ponorogo. “saya percaya karena pemuda Ponorogo hebat-hebat dan luar biasa” pungkasnya. (de)

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close