Sekitar Kita

Lesu… Perdagangan Hewan Qurban Di Ponorogo Tahun ini

Dutanusantarafm.com-Sepekan jelang hari Raya Idul Adha 1441 H, perdagangan hewan qurban masih lesu. Para pedagangpun mengeluh karena sepinya permintaan.

Lesunya perdagangan hewan qurban tahun ini tidak lepas karena adanya pandemi korona. Perekonomian ikut lesu, sehingga dimungkinkan daya beli juga ikut menurun. Menurunya permintaan hewan qurban itu seperti diungkapkan pedagang asal Sawoo Nanang. Pria 48 tahun itu menuturkan biasanya sepekan jelang lebaran Idul Adha permintaan hewan qurban berupa sapi meningkat.

” Tahun ini permintaan dari luar kota maupun dari Ponorogo sendiri sepi” ungkapnya.

Hewan Sapi untuk qurban yang diminati pembeli tahun ini relatif sama dibanding tahun 2019 kemaren, yaitu berkisar 18.- 21 juta rupiah per ekor. Pedagang tahun ini akan kesulitan menjual sapi dengan harga 23 juta rupiah keatas per ekornya. ” sapi dengan harga 18-21 juta rupiah per ekor saja masih sepi peminat, apalagi untuk harga 23 juta rupiah ke atas” tuturnya.

Nanang menambahkan permintaan hewan qurban sapi tahun ini diperkirakan menurun 40-50 persen. Dengan situasi perekonomian seperti ini dirinyapun tidak mau berspekulasi menyediakan stok hewan qurban berlebih. Jika tahun kemaren stok yang disediakan hingga 50 ekor tahun ini hanya 25 ekor. ” Dengan stok hanya 25 ekor saja, penjualan tidak secepat tahun kemaren” jelasnya.

Dalam sepekan kedepan belum bisa diprediksi apakah permintaan hewan qurban tiba-tiba melonjak. Situasi bisa saja berubah, karena situasi sampai sekarang belum menentu. Khususnya menyangkut permintaan dari luar kota. Karena berdasar pengalaman tahun-tahun sebelumnya permintaah hewan qurban terbanyak antara lain dari pedagang luar kota seperti dari Jakarta dan sekitarnya. (san)

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close