Dinamika AktualGalerryHighlight NewsKabar Kota Kita

Kematian Covid 19 Melonjak. Bpbd Ponorogo sempat kewalahan bantu pemakaman jenasah

Dutanusantarafm-Kasus kematian karena covid 19 yang sebulan ini jumlahnya cukup banyak, membuat Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Ponorogo ikut kewalahan. Hal itu tidak lepas karena relawan bpbd untuk membantu pemakaman sesuai prokes jumlahnya sangat terbatas.

Kabid logistik dan kedaruratan bpbd Ponorogo Setyo Budiono mengatakan jumlah relawan pemakaman ada 18 orang yang terbagi dalam tiga tim. Tiga tim ini sangat cukup bila kasus kematian covid rendah. Namun bila dalam sehari ada 9 atau sampai 10 pemakaman dengan prokes maka membuat relawan kewalahan.

Seperti yang terjadi pada tanggal 1 dan 5 April dimana dalam sehari harus membantu pemakaman 9 jenasah dengan prokes. Bahkan pada Rabu kemaren ada 10 jenasah yang harus dimakamkan dengan prokes. Dengan tiga tim yang ada ini membuat bpbd kwalahan.

Permasalahanya karena soal jarak, dimana pemakan satu dengan lainnya berjauhan. Misalnya ada yang dimakamkan di Ngrayun, sda yang di Sooko, di Sukorejo dan lainnya. Sehingga tak pelak ketika satu pemakaman belum selesai, sudah ada pemakaman lain yang harus dikerjakan.

“Selain soal jarak makam yang kadang berjauhan,kadang jam pemakaman juga berdekatan atau beriringan. Kondisi ini menjadikan waktu untuk beristirahat kurang” ungkap budi.

Proses pemakaman jenasah tidak boleh ditunda atau menunggu terlalu lama. Karena itu pemakaman terkadang harus dilakukan meski pada malam atau dinihari. Namun dari yang dimakamkan dengan prokes itu tidak semuanya pasien yang meninggal di Ponorogo. Beberapa diantaranya meninggal di rs di luar Ponorogo dan tidak ber ktp Ponorogo namun dimakamkan di Ponorogo.

Budipun berharap kematian karena covid tidak bertambah lagi melainkan terus menurun sampai tidak ada kasus lagi . Karena itu ia mengajak semua pihak utamanya warga masyarakat agar meningkatkan disiplin prokes.
“kasus kematian sudah cukup banyak jangan sampai bertambah terus. Semua harus bekerja, berjuang melawan covid 19″pungkasnya. (de)

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close