Kabar Kota KitaSekitar Kita

Kader LKNU Ponorogo Dampingi Vaksinasi Covid 19 Terhadap ODS

Dutanusantarafm-Para kader Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) Kabupaten Ponorogo terlibat aktif dalam mensukseskan program vaksinasi covid 19, khususnya terhadap orang dengan skizofrenia (ODS). Saat ini lebih dari 600 ODS yang tinggal di Kecamatan Babadan, Jenangan , dan Kecamatan Ponorogo telah divaksin covid 19 .

Koordinator LKNU Ponorogo Tajib menjelaskan sebanyak 102 kader LKNU sudah satu tahun ini membantu penanganan ODS di tiga kecamatan tersebut. Tugas kader salah satunya adalah agar mereka yang mengalami gangguan jiwa berat tersebut tidak putus obat. Pada masa pandemi covid 19 pengobatan terhadap para penyandang ODS tidak boleh berhenti, meskipun banyak kendala dihadapi. Kendala itu salah satunya pada masa PPKM darurat diberlakukan larangan bepergian keluar kota kecuali urusan penting kedinasan dan daruat lainnya.

Tajib mengatakan karena pembatasan bepergian keluar kota itu maka pengobatan tehadap ODS tetap harus dijalankan. Kontrol rutin terhadap penderita ODS bisa dilakukan di puskesmas atau RSUD hardjono Ponorogo. Kader LKNU dalam pendampingan ini seringkali ikut mengantarkan ODS ke puskesmas atau Rumah sakit untuk berobat rutin. Bahkan mereka sendiri yang minta untuk didampingi saat berobat.

“Kader LKNU malah sering didatangi keluarga penyandang ODS untuk ikut mendampinginya saat berobat ” ungkapnya.

Selain memantau secara rutin terkait pengobatan terhadap ODS Kader LKNU juga aktif memberikan sosialisasi protokol kesehatan kepada keluarga mereka. Sosialisasi untuk memakai masker,sering mencuci tangan dengan sabun,menjaga jarak,menjauhi kerumunan, membatasi mobilitas bahkan tidak hany kepada keluarga penyandang ODS, tetapi lingkungan sekitarnya.

Untuk ikut mensukseskan vaksinasi covid 19 bahkan kader LKNU Ponorogo aktif melakukan pendampingan terhadap ODS agar mau disuntik vaksin. Sehingga ketika vaksinasi dilakukan secara door to door petugas kesehatan yang menjalankannya tidak mengalami kendala dan kesulitan lagi.

Memang harus diakui untuk meyakinkan ODS mau disuntik vaksin kadang tidak mudah. Karena mereka diantaranya tidak memahami apa itu covid 19, namun punya resiko terpapar ovid 19. Namun dengan berbagai upaya yang dilakukan sekitar 600 penderita ODS yang didampingi LKNU, semua telah divaksin dosis satu. Bahkan sebagian sudah divaksin oleh petugas kesehatan untuk dosis dua.

“Gampang-gampang susah meyakinkan mereka agar mau divaksin, Alhamdulillah akhirnya mereka mau divaksin” pungkasnya. (de)

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close