Dinamika AktualGalerryHighlight NewsKabar Kota Kita

Kabupaten Ponorogo Dapat Predikat Kabupaten ODF

Dutanusantarafm-Usaha keras Pemkab Ponorogo mewujudkan Kabupaten ODF (Open Defecation Free) atau Bebas Buang Air Besar Sembarangan (BABS) membuahkan hasil. Dinas Kesehatan Propinsi Jawa Timur, memberikan sertifikat Kabupaten ODF kepada plt. Bupati Sudjarno, di Gedung KORPRI Ponorogo. Rabu (25/11/2020).

Tim verifikator ODF Provinsi Jawa Timur sebelumnya dihari yang sama melakukan uji lapangan terlebih dahulu di beberapa titik dipelosok wilayah desa, kalau Ponorogo benar-benar ODF. Keberhasilan pemerintah Kabupaten Ponorogo mendapat predikat kabupaten ODF atau Bebas Buang Air Besar Sembarangan (BABS) tahun 2020 ini tentu tidak bisa lepas dari peran pemerintahan Ipong Muchlissoni – Soedjarno yang terus membuat program jambanisasi dan memberikan semangat kader kesehatan dalam selama hampir lima tahun terakhir.

Predikat Kabupaten ODF maka status penghargaan Swasti Saba Westara yang telah diterima Ponorogo sebelumnya, harapnya tetap bisa dipertahankan untuk tahun 2021. Salah satu indikator agar Swasti Saba tetap ditangan maka Ponorogo wajib ODF. Kepala Dinas Kesehatan Ponorogo Rahayu Kusdarini, ikut senang karena Ponorogo berhasil menjadi Kabupaten ODF jelang penghujung tahun 2020 ini.
“Ini berkat kerja keras kita semua , sehingga Kabupaten Ponorogo menjadi Kabupaten ke 16 di Jawa Timur yang menjadi ODF, ” ucapnya.

Rahayu berharap dengan pencapaian ini masyarakat dan semua pihak diminta terus meningkatkan menjaga kesehatan lingkungan dengan tidak BABS. Proses menjadi Kabupaten ODF sendiri tidaklah mudah, dari satu kecamatan yang ODF pada awal mulanya, kemudian dalam kurun waktu kurang dari 5 tahun 20 kecamatan lain akhirnya bisa menyusul ODF.

Kabid Kesehatan Masyarakat Dinkes Provinsi Jawa Timur yang juga Ketua Tim Verifikator ODF Provinsi Jatim Vitria Dewi, usai menyerahkan Sertifikat ODF menjelaskan selama kunjungan dua hari terakhir, timnya telah mendapati Ponorogo sebagai wilayah yang layak disebut Kabupaten ODF Tingkat Provinsi Jawa Timur. Tim terdiri dari Dinkes Provinsi, pengusaha sanitasi, dari Kabupaten tetangga, asosiasi pengusaha sanitasi dan para profesional.


“Dari beberapa desa yang kami kunjungi, secara fair dan independen kami nyatakan Ponorogo layak disebut sebagai Kabupaten ODF Tingkat Provinsi,” pungkasnya. (de)

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close