Dinamika AktualHighlight NewsKabar Kota Kita

HUT Ponorogo ke- 525, Bupati Sugiri : Pandemi Membuat Kita Hijrah Dari Selebrasi Menuju Refleksi

DUTANUSANTARAFM.COM : Ponorogo- Momentum peringatan hari jadi Kabupaten Ponorogo yang jatuh pada 11 Agustus 2021 diperingati secara sederhana, mengingat masih dalam suasana pandemi Covid-19. Seperti peringatan tahun 2020 lalu,  peringatan HUT Ponorogo ke 525 dilakukan dengan  menggelar Rapat Paripurna Istimewa DPRD Ponorogo dengan agenda Peringatan Hari Jadi Kabupaten Ponorogo ke-525 tahun 2021 yang digelar lebih awal, Senin (10/8/2021)malam. Berbeda  dengan 2 tahun sebelum ada pandemi covid-19 , peringatan  HUT Ponorogo yang selalu berbarengan dengan Grebeg Suro dan Peringatan HUT Republik Indonesia di warnai dengan hingar bingar dan pesta rakyat  namun sekarang berubah dari selebrasi ke khidmat.  Hal tersebut disampaikan Bupati Ponorogo  dalam pidatonya pada rapat paripurna istimewa di DPRD Ponorogo , Selasa (10/08/2021).

Momentum pandemi saat ini kata Kang Giri harus menjadi refleksi untuk mengoreksi diri, baik pemerintahan maupun masyarakat menuju kabupaten Ponorogo yang lebih baik ke depannya.

“Hari ini kita hijrah dari selebrasi, gebyar dan pentas menuju khidmat,” kata Kang Giri, sapaan akrab Bupati Ponorogo.

Meski begitu , Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko mengajak semua masyarakat Ponorogo tetap semangat berjuang bersama untuk membangun Ponorogo. Sesuai dengan tema peringatan HUT Ponorogo ke 525 pada tahun 2021 ini “Merajut semangat , menjaga martabat  menuju Ponorogo Hebat”. Memberikan sinyal kepada semua warga Ponorogo meski saat ini situasi sulit maka harus tetap saling memberikan semangat  , berjuang menatap masa depan demi menjaga martabat  menuju Ponorogo yang semakin maju dan hebat.

“Saya tidak lagi mengetuk hati warga Ponorogo semuanya tapi menggedor gedor pintu hati mereka untuk saling bergotong royong bersama dalam membangun Ponorogo. Masyarakat  dengan kesadarannya memberikan kontribusi dalam membangun kota kelahirannya tercinta dengan kemampuannya masing -masing,”terang Sugiri Sancoko.

Sugiri berharap gotong-royong masih harus menjadi paradigma dalam membangun Ponorogo dari semua elemen masyarakat dan segenap stake holder.

“Bahkan Diaspora dan siapapun yang memiliki keterikatan dengan Ponorogo, mari bersama-sama bergotong-royong membangun Ponorogo. Kita lahir dari leluhur yang bermartabat,” tandas Sugiri.

Pada Acara  Rapat  Paripurna Istimewa  Peringatan HUT Ponorogo ke 25 di DPRD Ponorogo itu , Bupati juga memberikan penghargaan pada Titis Mursito seorang  warga Ponorogo, seniman patung yang berpartisipasi memberikan kontribusi dalam pembangunan Face Off  HOS. Cokro Aminoto. Penghargaan juga di berikan pada paguyuban pedagang kaki lima, PT . KAI Daops 7 Madiun  dan  Perbankan  yang juga ikut berkontribusi  dalam pembangunan tersebut.  (wid)

 

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close