Dinamika AktualGalerryHighlight NewsKabar Kota Kita

Gagal Menyalip 3 Motor Terlibat Laka Beruntun Di Sambit


Dutanusantarafm-Kecelakaan beruntun melibatkan tiga sepeda motor terjadi di Jalan raya Ponorogo – Trenggalek, tepatnya di Desa Campurejo Kecamatan Sambit, pada Jum’at (27/11/2020), sekira Pkl. 09.15 Wib. Akibat kecelakaan itu ketiga pengendara sepeda motor mengalami luka-luka dan harus dibawa ke rumas sakit.

Kanit laka satlantas Polres Ponorogo Ipda Immamudin mengatakan laka lantas beruntun bermula saat FR yang mengendarai Honda Scoopy Nopol AE 2591 U melaju dari arah selatan menuju arah utara dengan kecepatan sedang. FR lalu berniat hendak menyalip Mobil yang ada di depannya , namun tiba-tiba menyerempet motor Honda Revo Nopol. AE 3959 SJ yang dikendarai oleh Hariadi yang juga melaju dari arah selatan ke arah utara. Pada saat kedua motor itu srempetan lalu ditumbur sepeda motor honda CBR Nopol. AE 4585 SX dikendarai Taufic yang melaju dari arah utara menuju arah selatan.


“Pada kondisi tersebut kecelakaan tiga sepeda motor pun tidak bisa dihindari” ungkapnya.

Akibat kecelakaan itu FR asal Desa Nglewan Kecamatan Sambit Kabupaten Ponorogo mengalami luka babras pada tangan dan kaki, untuk Hariyadi alamat Desa Campurejo, Kecamatan Sambit Ponorogo, mengalami luka di kepala belakang dan babras tangan dan kaki. Sedangkan Taufic Alamat Desa Turi Kecamatan JetisPonorogo, mengalami luka kaki kiri patah tertutup.
“Setelah ditolong warga, ketiga korban kemudian dilarikan ke rumah sakit” ucapnya.

Immamudin menerangkan dari hasil pemeriksaan dan penyelidikan di tkp oleh petugas, penyebab kecelakaan itu diduga karena faktor manusia. Kecelakaan disebabkan kekuranghati-hatian pengendara motor ketika hendak menyalip mobil yang ada didepannya. “Seharusnya ketika akan menyalip memperhatikan dulu situasi yang ada di depan dan belakangnya. Jika tidak memungkinkan jangan dipaksa menyalip” pungkasnya. (de)

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close